Sidi memiliki sebuah Gasing Terenang yang amat disayanginya. Di hari-hari libur ia begasing (bermain gasing) dengan teman-temannya. Dalam permainan ketika dipangkah temannya terpelanting hingga mengenai rumah Kik Dar. Karena hal tersebut, Kik Dar mengomel dan didapati olehnya Gasing Terenang Sidi terbelah dua. Sidi pun menangis keras. Kik Dar menjadi iba dan membuatkan gasing untuk Sidi. Hingga…