Sejarah pasar terapung di Kalimantan Selatan bermula dari berdirinya. Kerajaan Banjar pada tahun 1520 . Salah satu pasar terapung yang telah ada sejak zaman Kerajaan Banjar adalah Pasar Terapung Lok Baintan. Pasar terapung di Desa Lok Baintan, Kecamatan Sungai Tabuk, Kabupaten Banjar ini adalah yang terakhir tersisa di Kalimantan Selatan.
Karakteristik unik budaya sungai masyarakat tepian sungai Kota Sintang dieksplorasi secara mendalam di buku ini. Dengan cermat penulis mendeskripsikan dan menganalisis sejarah permukiman di tepi sungai; fungsi sungai di tengah benturan kepentingan masyarakat dalam memperlakukan air sungai; serta perilaku masyarakat tepian sungai
Komunitas adat secara umum merupakan kelompok masyarakat yang sebagian besar masyarakatnya masih hidup secara tradisional dengan tetap mempertahankan kepercayaan-kepercayaan lokal (local religion) yang diwariskan secara turun temurun. Komunitas adat Dayak Salako di Desa bagak Sahwa, Kecamatan Singkawang Timur, Kota Singkawang, Bagak Sahwa, sebagai pedesaan yang dilalui oleh jalur sutra, tentu m…
Tenun ikat Dayak Iban karya tangan-tangan penenun perempuan di Sungai Utik dan Tekalong (Kapuas Hulu) telah lama mengundang perhatian karena kekaguman pada keelokan tampilannya, kisah tentang kesakralannya, ataupun karena terpesona pada kerumitan proses pembuatannya yang merefleksikan tingginya pengetahuan dan keterampilan dalam menenun kain. Buku ini mencoba untuk menyingkap sisi-sisi tersebut…
Buku ini mendeskripsikan bagaimana upacara daur hidup mencakup upacara kehamilan dan kelahiran, upacara masa kanak kanak, upacara perkawinan, dan upacara kematian dilaksanakan oleh masyarakat Dayak Ngaju pemeluk Hindu Kaharingan dan bagaimana upacara ini diadaptasi oleh pemeluk agama lain. Selain upacara daur hidup yang dilaksanakan untuk kepentingan individual, buku ini juga membahas upacara P…