40-49. Kajian peningkatan kandungan aerosol stratosfer akibat letusan gunung berapi\\r\\n50-57. Propelan dan teknologi pembuatannya\\r\\n58-63. Sistem komunikasi serat optik data satelit\\r\\n64-71. Manajemen kontrol kualitas dalam pembangunan satelit lapan\\r\\n72-83. Sistem radar sebagai alat indikasi sasaran bergerak\\r\\n84-89. Pengembangan SMOG (asap kabut) sebagai dampak aktivitas antropo…
Daftar Isi :\r\n1. Penerbangan akuisisi data sumber infra merah sebagai awal penelitian sistem seeker berbasis infra merah, Agus Hendra Wahyudi, Gunawan S. Prabowo\r\n2. Seleksi pemilihan material untuk tabung roket rx 420, Elvis A. Sumaraw\r\n3. Penerapan FEM untuk menentukan material komponen propulsi roket rkx-10c16, Ganda Samosir\r\n4. Modifikasi persamaan quaternion pada algoritma ins untu…
Daftar Isi\r\n1.
implemantasi disaster recovery data centre (drdc) lapan bandung dengan sistem hot standby (lapan bandung disaster recovery data centre implementation using hot standby system)
1. Kajian dinamika suhu permukaan laut global menggunakan data penginderaan jauh microwave Bidawi Hasyim, Sayidah Sulma, dan Maryani Hartuti 2. Sistem mitigasi bencana alam gunung api guntur menggunakan data penginderaan jauh Susanto, Suwarsono 3. Kajian pemanfaatan satelit masa depan: sistem penginderaan jauh satelit lingkungan npoess Gokmaria Sitanggang 4. Pengembangan model koreksi…
1. Simulasi dan analisis uji fungsional homing meted payload roket kompetisi Eko Budi Purwanto 2. Menentukan jenis pelarut dan inisiator berdasar struktur kimia polibutadiena yang dihasilkan Geni Rosita 3. Pemisahan inhibitor dan air dari butadien Heri Budi Wibowo 4. Reduksi sebagai metode prose sintesa toluen diamin menggantikan hidrogenasi Kendra Hartaya 5. Rasio urea-metanol dal…
1. Aspek-aspek terkait dalam menyiapkan uji statik motor roket bahan bakar cair pada tahap awal Dany Setiawan 2. Kecenderungan peneliti dalam memilih media komunikasi ilmiah sebagai publikasi hasil litbang Igif G.Prihanto 3. Analisis karakteristik dinamik struktur roket bertingkay RX-420/RX-250 pada kondisi "free flying" dengan menggunakan metode elemen hingga Setiadi 4. Kemunculan lapi…
1. Kajian sistem penginderaan jauh satelit cartosat-1 dan analisis pemanfaatan data Gokmaria Sitanggang 2. Metode non-linier fitting untuk prakiraan siklus matahari ke-24 Johan Muhammad 3. Penentuan waktu onset sudden commencement komponen H geomagnet di Biak Anwar Santoso 4. Probabilitas keterkaitan semburan radio matahari tipe II dengan lontaran massa korona Suratno 5. Semburan rad…
1. Karakteristik satelit penginderaan jauh alos untuk misi pemetaan dan potensi data untuk aplikasi pemetaan Gokmaria Sitanggang 2. Penentuan model pola hari tenang stasiun geomagnet Tanggerang menggunakan deret fourier Habirun 3. Studi pengaruh spread f terhadap gangguan komunikasi radio Anwar Santoso 4. Analisis periodisitas kuasi dua harian medan magnet bumi di Indonesia Anwar Sant…
1. Dampak aktivitas matahri terhadap cuaca antariksa Clara Y.Yatini 2. Igniter roket lapan Heru Supriyatno 3. Aplikasi jaringan neural untuk pemodelan dan prediksi curah hujan Dadang Subarna 4. Bisnis komersial wisata antariksa Pardamean Hutaean 5. Bukti visual penemuan planet pada bintang fomalhaut Emanuel Sungging Mumpuni 6. Relasional penginderaan jauh dengan pemetaan pengadaan t…
Evaluasi pemetaan potensi energi surya berbasis model WRF di desa palihan dan desa aikangkung. Pengaruh Central El nino pasifik tengah dan timur terhadap variabilitas curah hujan di Sulawesi.
Propogasi gelombang radio HF pada sirkit komunikasi stasiun tetap dengan stasiun bergerak (Jiyo) Sampah antariksa masalah di masa kini dan esok (Errya Satrya) Pengaruh perubahan Fmin terhadap besarnya frekuensi kerja terendah sikrit radio komunikasi HF (Varuliantor Dear) Kajian awal monitoring absorbsi ionosfer dengan menggunakan data Fmin ionosonda tanjung sari (Prayitno Abadi) Upa…
Kajian pengembangan jaringan komunikasi data di lapan (Tri Warningsih) Penemuan atom hidrogen dari pengamatan stereo pada kejadian flare X9, tanggal 5 Desember 2006 (Emmanuel Sungging Mumpuni) Analisis penentuan ekosistem laut pulau-pulau kecil dengan menggunakan data satelit resolusi tinggi study kasus:pulau bokor (Muchlisin Arief) Simulasi perhitungan nilai ketidakpastian spesifik im…
Perancangan awal optic infra merah untuk spectrum 3,6 - 4,6 um (Preliminary Design Of Infra Red Optical For Spectrum 3,6 - 4,6 um) Irwan Priyanto, Bustanul Arifin, Andi Mukhtar Tahir 55 - 60 Identifikasi flare berbasis hasil analisis data space - weather HMI active region patches (Sharps) (An Identification Of Flare Based On Space - Weather HMI active Region Patches (Sharps) Data Analysis) …
138-146. Operasi stasiun bumi satelit mikro penginderaan jauh 147-160. Analisis badai magnet bumi periodik 161-168. Flare besar pada tanggal 15-27 Januari 2005 dan pengaruhnya lingkungan antariksa 169-175. Telaah model numerik mekanisme terjadinya flare di matahari 176-182. Flare berdrasi panjang dan kaitannya dengan bilangan sunspot
70-84. Fungsi sub-sistem satelit mikro penginderaan jauh 85-102.Kajian beberapa sistem penginderaan jauh satelit mikro dan satelit kecil serta aplikasi data 103-113. Penentuan pola hari tenang untuk mendapatkan tingkat gangguan geomagnet di Biak 114-128. Inventarisasi sumber daya alam pesisir dan laut dengan menggunakan data satelit landsat study kasus 129-137. Helisitas magnetik daerah ak…
1-6. Analisis statistik perbandingan temperatur virtual rass dan radiosonde diatas kototabang, Sumatera Barat saat kegiatan CPEA CAMPAIGN I berlgsung 7-17. Pengaruh sinar kosmik terhadap pembentukan awan total dan awan atas wilayah Indonesia dalm periode 1979-1995 18-32. Lingkungan antariksa, orbit satelit dan gangguannya 33-52. Pengembangan sistem monitoring real time data geomagnet 53-69…
1. Rancang bangun roket lapan dan kinerjanya 2. Pemanfaatan prediksi rekuensi komunikasi radio HF untuk manajemen frekuensi 3. Dampak tsunami terhadap perubahan lingkungan atmosfer 4. Dampak peningkatan radiasi UV-B terhadap manusia
48-51. Pengaruh hujan asam pada biotik dan abiotik 52-59. Frekuensi komunikasi radio HF dilingkungan kantor pemerintah provinsi Kalimantan Timur 60-67. Semburan radio matahari sebagai indikator cuaca 68-71. Komunikasi jarak jauh menggunakan 2 meteran 72-82. Lingkungan strategis pengembangan teknologi roket nasional
39-44. Studi perbandingan distribusi indexs K geomagnet antara stasiun biak dengan magnometer digitar dan stasiun tangerang dengan magnetometer analog 45-48. Sinyal aktivitas matahari dan enso pada pola liputan awan di Indonesia 49-60. Karakteristik data TLE dan pengolahannya 61-66. Gangguan pada satelit GSO 67-74. Pengaruh aktivitas matahari dan geomagnet terhadap ketinggian orbit satelit …
79-82. Peran kimia komputasi dalam mempelajari mekanisme reaksi proses elektrolisis NaCI menjadi NaCIO 83-90. Resiko banjir kabupaten gresik berdasrkan citra satelit 91-94. Studi iklim berbasis model REGCM3 95-99. Sistem stasiun bumi penjejak (tracking) satelit obat rendah 100-106. Pengaru lingkungan pada teknologi wahana antariksa
51-54. Katalisis heterogen dengan mekanisme langmuir-hinshelwood sebagai model reaksi elektrolisis NaCI 55-60.Kapabilitas citra hiperspektral 61-65. Simulasi cuaca daerah padang 66-74. Lubang hitam di pusat galaksi bima sakti 75-78. Sudut elevasi dan ketinggian antena untuk komunikasi radio HF
95-100. Konsep pengembangan satelit lapan A2 101-111. CME dan pancaran angin surya yang terkait 112-117. Keterkaitan aktivitas matahari dengan aktivitas geomagnet di biak tahun 1996-2001 118-131. Evaluasi pengunjung perpustakaan lapan pusat, periode tahun 2002 sampai tahun 2007 132-137. Kajian keteitian koreksi geometrik data spot -4 NADIR level 2A studi kasus: Nusa Tenggara Timur
25-100. Metode pembacaan data ionosfer hasil pengamatan menggunakan ionosonda FMCW 31-36. Ledakan matahari pemicu anomali dinamika atmosfer bumi 37-40. Lapisan e-sporadis sebagai media pemantul radio komunikasi VHF rendah 41-45. Sistem pengolahan prediksi parameter komunikasi 46-50. Squib sebagai sumbu penyala listrik
1-9. Pengaruh aktivitas matahari pada curah hujan di atas Indonesia: Variasi siklus kesiklus 10-20. Kajian sensor okultasi GPS untuk muatan ilmiah satelit mikro lapan generasi ke-2 21-32. Siklon tropis di selatan dan barat daya Indonesia dari pemantauan satelit TRMM dan kemungkinan kaitanya dengan gelombang tinggi dan puting beliung 33-49. Teknik dan metode fusi (pansharpening) data alos (a…
96-100. Upaya kemandirian ammonium perkhlorat dalam rangka menunjang roket peluncur satelit 101-104. Penggunaan high performance liquid chromatography (HPLC) dalam proses analisis deteksi ION 105-108. Pengukuran tenggang penyalaan propelan cair 109-116. Kajian hasil uji prediksi frekuensi HF pada sirkit komunikasi radio di lingkungan kohanudnas 117-122. Optimalisasi pengamatan data uji ko…
1. Kajian sistem penginderaan jauh serial satelit CBERS dan analisis pemanfaatan data 17. Badai matahari dan pengaruhnya pada IONOSFER dan GEOMAGNET di Indonesia 25. Penentuan frekuensi maksimum komunikasi radio dan sudut elevasi antena 31. Perbandinga curah hujan hasil simulasi model sirkulasi umum atmosfer dengan data observasi satelit TRMM 41. Kajian sistem penginderaan jauh satelit mik…