Lana, Arum, dan Mega sedang bermain tapak gunung. Tiba-tiba, terdengar bunyi tuk, tuk, tuk! Bunyi apa itu? Ternyata, bunyi itu berasal dari kucing yang kepalanya terperangkap dalam stoples. Lana merasa kasihan. Ia ingin melepas stoples di kepala kucing. Apakah Lana berhasil melepas stoples dari kepala kucing itu? Bagaimana cara Lana melakukannya?
Gisha dan Gita membongkar celengan. Mereka hendak membeli hadiah untuk ulang tahun ibu. Akan tetapi, uangnya tidak cukup. Mereka sepakat membantu nenek membuat ikan asin?. Bisakah mereka membuat iakan asin? Akankah uang mereka cukup untuk membeli kado?
Semalam badai datang. Mimi tersapu sampai muara. Ia tidak bisa membalikkan tempurungnya. Ekornya terbenam lumpur. Mimi ingin kembali ke rumahnya. Bagaimana caranya agar mimi bisa pulang?
Owa dan Owi menemukan pohon penuh buah gondang. Hari sudah mulai petang, tetapi Owa masih merasa lapar. Owa memetik buah gondang untuk dibawa pulang. Tangannya penuh buah gondang. Bagaimana cara Owa bergelantungan? Akankah Owa bisa membawa pulang buah gondang?
Buku cerita dwibahasa ini disusun penerjemahan menghadirkan buku-buku hebat yang merupakan produk diplomasi kebahasaan untuk program Penginternasionalan Bahasa Indonesia yang mengajak pembaca untuk belajar warisan budaya tradisional dan melestarikan kebudayaan daerah. Buku yang berjudul Yoh belajar aksara Banten! (Ayo belajar aksara Banten!) ini menceritakan tentang di museum ada selembar surat…