ungkapan rasa dan pikir dalam pantun melayu kalimantan barat
Berkisah tentang lima sahabat yang tetap bersemangat sekolah walaupun di himpit berbagai masalah
Raisa adalah seorang gadis yang suka menanam bunga. Rumahnya dipenuhi dengan beragam tanaman. Dari semua bunga itu., bunga renggali menjadi favoritnya. Bunga renggali memiliki bentuk yang unik. Bunga ini tidak hanya memikat mata, tetapi juga memancarkan aroma khas pegunungan yang menenagkan. setiap detail bunga renggali mengungkanpkan keindahan alam. Bunga renggali tidak hanya dapat menjadi hia…
Setiap kali kakek mengunjungi cucunya, Aufa, ia selalu memberi tantangan teka-teki kepada cucu kesayangannya itu. Di Gayo, teka-teki menjadi salah satu tradisi yang lazim dimainkan kapan saja.
Ayah Mengajak Fakhri berlibur ke Takengan. Di Takengan, Fakhri bertemu dengan Genali, seorang anak laki-laki sebaya yang memiliki bakat luar biasa dalam seni tradisional Gayo, didong. Hari pertandingan didong tiba, Namun satu peserta didong tidak dapat hadir. Bila pesertanya kurang. grup Genali akan kalah telak. Bagaimanakah Genali mengatasi masalah ini?
Pembangunan berwawasan lingkungan sebenarnya sudah lama digembar-gemborkan tetapi kenyataannya berbeda. Pelestarian lingkungan, ibarat penyakit sudah menjalar dan sulit disembuhkan. Maka dari itu, diperlukan kesungguhan yang luar biasa untuk mencapai agar semua terlaksana, yaitu perlu memberikan pengetahuan kepada generasi muda yang nantinya akan menghadapi kenyataan. Mumpuni, gadis kecil ya…
Anung terbiasa membawa wadah untuk tempat jajanan. Ketika sedang jajan di warung Bude Mar, dia bertemu Danaka. Teman sekolahnya itu menertawakan dan mengolok-olok. Kata Danaka, membawa wadah itu sudah kuno. Anung malu, lalu berkata pada ibunya jika lain kali tidak mau membawa wadah. Apakah Anung sungguh tidak mau membawa wadah lagi?
Sekarang pukul berapa? Bayu berulang kali melihat jam. Bayu juga berulang kali bertanya kepada Bapak, kapan akan berangkat. Kelihatannya Bayu sudah tidak sabar. Bayu dan Bapak mau berangkat ke mana ya? Ayo, belajar waktu dengan mengikuti perjalanan Bayu dan Bapak.
Tono dan Tini bermain bersama dengan gembira. Keduanya bermain balok. Balok Tini ditumpuk tinggi seperti menara. Balok Tono berbaris memanjang seperti kereta. Tini senang memandang menaranya. Namun, Tono kecewa, merasa kurang panjang keretanya. Tono lalu meminta balok milik Tini, tetapi tidak diberi. Kira-kira bagaimana Perasaan Tono? Apa yang akan dilakukannya?
Andi ante Arham ntali ntoai. Sing nomore lagundi. Nasonda poiri roo mbapalaisaka lagundi. Sira radua nangova mbragga lagundi. Kao[una natekai ri pu nggayu bara. I sema pue nusuara. Pue nggayu bara. Beriva kapolana? Rabasata Mpasanggani tesa hei!
Penyusunan buku yang berjudul Motif Baru Batik Tulis Lasem: Kajian Desain Berkelanjutan ini dapat diselesaikan dengan baik. Buku ini merupakan panduan komprehensif bagi para perajin batik, khususnya di Lasem, untuk mengeksplorasi dan menciptakan motif-motif baru batik Lasem.Penciptaan motif-motif baru ini merupakan upaya penting dalam melestarikan seni batik tulis Lasem dan mencegah kepunahanny…
Bayu suka bermain bola. Teman-teman Bayu juga suka bermain bola. Ada lapangan tidak jauh dari rumah Bayu. Pernah saat mau ke lapangan, Mbah Mar memanggil Bayu untuk menunggu jualan sebentar. Bayu mengiyakan dengan senang hati. Namun, sesuatu terjadi! Bayu merasa bersalah kepada Mbah Mar. Semua karena dua potong gorengan, bakwan dan pisang goreng
Tak sengaja Yesi menabrak Dadong Sari. Barang-barang bawaannya berhamburan. Yesi harus membantu Dadong mengumpulkan dan membawa barang-barang itu.
Daftar Isi 1. Mempertimbangan Kembali Raja Pembaru Jawa: Analisis Fungsional Pada GayaPemerintaan Raja Airlangga Pada Abad Ke-11M 2. Asal-Usul, Bentuk, dan Eksistensi Tari Langsir Dari Etnik Haloban 3. Perkembangan Sekolah Islam Di Pontianak Pada Masa Kolonial (1914-1941) 4. Pendidikan dan Pergerakan Nasional: Banyuwangi Awal Abad XX 5. Migrasi Buruh Pada Perkebunan Tebu Di Mojokerto 1901-…
Buku ini ingin mengambil jalan moderat, dengan menawarkan upaya mengurai peran keduanya sebagai jalan mencari kebenaran. Ada apresiasi atas segi-segi sains yang bermanfaat bagi agama, terutama dalam menyingkap kenyataan fisikal-empiris alam semesta dan aplikasinya dalam kehidupan manusia. Ada pengakuan bahwa agama mengandung segi-segi yang dapat memberi kontribusi pada sains, terutama menyangku…