ungkapan rasa dan pikir dalam pantun melayu kalimantan barat
Pembangunan berwawasan lingkungan sebenarnya sudah lama digembar-gemborkan tetapi kenyataannya berbeda. Pelestarian lingkungan, ibarat penyakit sudah menjalar dan sulit disembuhkan. Maka dari itu, diperlukan kesungguhan yang luar biasa untuk mencapai agar semua terlaksana, yaitu perlu memberikan pengetahuan kepada generasi muda yang nantinya akan menghadapi kenyataan. Mumpuni, gadis kecil ya…
Zahra dapat info lomba pembuatan video memasak dari ponsel Ibunya. Lomba itu berhadiah kompor. Zahra ingin memberikan hadiah itu untuk Ibu, tetapi kaki Zahra sakit. Apakah Zahra bisa memenangkan lomba itu?
Anung terbiasa membawa wadah untuk tempat jajanan. Ketika sedang jajan di warung Bude Mar, dia bertemu Danaka. Teman sekolahnya itu menertawakan dan mengolok-olok. Kata Danaka, membawa wadah itu sudah kuno. Anung malu, lalu berkata pada ibunya jika lain kali tidak mau membawa wadah. Apakah Anung sungguh tidak mau membawa wadah lagi?
Sekarang pukul berapa? Bayu berulang kali melihat jam. Bayu juga berulang kali bertanya kepada Bapak, kapan akan berangkat. Kelihatannya Bayu sudah tidak sabar. Bayu dan Bapak mau berangkat ke mana ya? Ayo, belajar waktu dengan mengikuti perjalanan Bayu dan Bapak.
Atik melakukan panggilan video dengan Karim. Sudah lama mereka tidak berjumpa. Atik ingin mengirim batik khas Pandeglang buatannya sendiri, tetapi dia kidal. Sulit untuk Atik membuat batik, lilin malamnya selalu tumpah. Apakah Atik akan berhasil membuat kain batik dan memberikannya sebagai hadiah untuk Karim?
Tono dan Tini bermain bersama dengan gembira. Keduanya bermain balok. Balok Tini ditumpuk tinggi seperti menara. Balok Tono berbaris memanjang seperti kereta. Tini senang memandang menaranya. Namun, Tono kecewa, merasa kurang panjang keretanya. Tono lalu meminta balok milik Tini, tetapi tidak diberi. Kira-kira bagaimana Perasaan Tono? Apa yang akan dilakukannya?
Andi ante Arham ntali ntoai. Sing nomore lagundi. Nasonda poiri roo mbapalaisaka lagundi. Sira radua nangova mbragga lagundi. Kao[una natekai ri pu nggayu bara. I sema pue nusuara. Pue nggayu bara. Beriva kapolana? Rabasata Mpasanggani tesa hei!
Tak sengaja Yesi menabrak Dadong Sari. Barang-barang bawaannya berhamburan. Yesi harus membantu Dadong mengumpulkan dan membawa barang-barang itu.
Buku ini membahas sebuah inovasi sosial upaya pengarustamaan prinsip keberlanjutan dalam pembangunan daerah. INovasi in menjadikan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak tahun 2020 sebagai momentum lahirnya pemimpin lokal yang berpihak dan cakap dalam membangun daerah secara berkelanjutan. Lebih lanjut, buku ini mendokumentasikan praktik terbaik (best practice) berupa proses, strategi, tan…
Isi buku ini memuat artikel-artikel yang ditulis oleh delapan penulis diantaranya, Hariyadi, Juli Panglima Saragih, Rafika Sari, T. Ade Surya, Izzaty, Eka Budiyanti, Iwan Hermawan, dan Yuni Sudarwati. Buku ini akan membahas 3 bagian: Pengembangan pelabuhan berkelanjutan dan investasi swasta, dalam bagian ini akan dibahas paradigma pengelolaan, dasar hukum dan rencana induk pelabuhan, serta aka…
Daftar Isi 1. Mempertimbangan Kembali Raja Pembaru Jawa: Analisis Fungsional Pada GayaPemerintaan Raja Airlangga Pada Abad Ke-11M 2. Asal-Usul, Bentuk, dan Eksistensi Tari Langsir Dari Etnik Haloban 3. Perkembangan Sekolah Islam Di Pontianak Pada Masa Kolonial (1914-1941) 4. Pendidikan dan Pergerakan Nasional: Banyuwangi Awal Abad XX 5. Migrasi Buruh Pada Perkebunan Tebu Di Mojokerto 1901-…
Buku ini berisi berbagai ulasan kegiatan mitigasi bencana dalam bidang matematika, sains dan teknologi. Buku ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi peningkatan kesadaran dan kesiapan dalam menghadapi risiko bencana
Pandemi COVID19 bukanlah pandemi pertama yang disebabkan oleh virus. Sebutlah flu spanyol, cacar, hingga HIV yang telah menyebabkan jutaan kecacatan dan kematian. Kemajuan ilmu pengetahuan semakin mempercepat para ilmuwan di seluruh dunia melakukan penelitian untuk mengenali virus, memproduksi vaksin dan mengupayakan pengobatan yang terbaik untuk mengatasi berbagai kasus karena virus tersebut. …
Buku ini ingin mengambil jalan moderat, dengan menawarkan upaya mengurai peran keduanya sebagai jalan mencari kebenaran. Ada apresiasi atas segi-segi sains yang bermanfaat bagi agama, terutama dalam menyingkap kenyataan fisikal-empiris alam semesta dan aplikasinya dalam kehidupan manusia. Ada pengakuan bahwa agama mengandung segi-segi yang dapat memberi kontribusi pada sains, terutama menyangku…
Cerita yang berasal dari daerah Kutai Kertanegara, Kalimantan Timur. Aji Batara Agung Dewa Sakti adalah pendiri, sekaligus Maharaja dari Kerajaan Kutai Kartanegara. Buku ini bercerita tentang kelahiran Aji Batara Agung Dewa Sakti hingga bertemu jodohnya yang bernama Putri Karang Meulenu