Fonem bahasa molof dan distribusinya dalam kata\r\nPerbandingan karakteristik fonem bahasa Indonesia dengan bahasa Orya\r\nBentuk nomina bahasa bada dialek napu\r\nCampur kode dalam lirik lagu Melayu Makassar \'Pantai Losari\' ciptaan Anci Laricci\r\nPendidikan karakter bangsa melalui konservasi sastra lisan Bugis\r\nTradisi bakar kemenyan masyarakat Sangir di Sulawesi Utara: Analisis religi da…
Sistem reduplikasi bahasa kepulauan tukang besi dialek kaledupa kabupaten Wakatobi\\r\\nNadir La Djamudi 1-18\\r\\nprefiks pembentuk verba bahasa kepulauan tukang besi dialek kaledupa\\r\\nIki Darno Masa Putra 19-32\\r\\nsapaan dalam pertunjukan wayang kulit studi kasus: pertunjukan wayang kulit cantrik durna oleh Timbul Hadi Prayitna\\r\\nKurnia Ayu P. T. H. 33-44\\r\\nwacana suluk pedalangan …
Protes sosial dalam drama \'orang-orang bawah tanah\' karya Ilham Zoebazary\r\nPemaknaan simbol budaya dalam Gane, Rego Mate, Meaveli, Mboha, dan Ombo pada upacara kematian etnik Kulawi\r\nAnalisis novel Incest karya I Wayan Artita melalui pendekatan strukturalisme Levi Strauss\r\nPantun Banjar: sebuah refleksi religiositas masyarakat Banjar di Kalimantan Selatan\r\nKajian struktural-semiotik p…
Buku Kamus Saku Jawa-Indonesia untuk Sekolah Dasar ini merupakan salah satu wujud nyata upaya Balai Bahasa Jawa Tengah menyediakan referensi bagi siswa sekolah dasar (SD/MI), guru Bahasa Jawa, dan masyarakat umum dalam belajar bahasa Jawa. Kamus ini memuat lebih kurang 1.200 lema ragam ngoko yang dilengkapi dengan ragam krama/krama inggil.
Buku berbahasa Mori-Indonesia
Buku ini menjabarkan mengenai potensi cagar budaya berupa tinggalan megalitik yang ada di Sulawesi Tengah, khususnya di kawasan Lore, Kabupaten Poso. Peninggalan tersebut berupa patung monolit, batu dakon, kalamba, batu bergores, serta bermacam-macam jenis tinggalan lainnya.