Aura yang mendapat tugas sekolah, membuat vidio kegiatan sehari-hari namun ia tidak melakukannya di rumah tetapi di rumah bu nurul yang terletak di sungai musi dan berkenalan dengan Ali dan Aura melihat cara Ali menyapu dan belajar bareng
1. Peningkatan Keterampilan Berbicara (Speaking Skill) dengan Menggunakan Performance Assessment Siswa dalam Pembelajaran Bahasa Inggris Kelas X Jurusan Multimedia di SMK Negeri 2 Penajam Paser Utara Tahun Pelajaran 2017/2018 oleh Zeni Seniyati 2. Penggunaan Permainan Ular Tangga untuk Meningkatkan Motivasi Belajar PPKn Kelas VII-A SMP Negeri 4 Balikpapan oleh Winarti 3. Peningkatan Prestasi …
1. Peningkatan Kompetensi Guru dalam Menyusun Rencana Pelaksanaan Pembelajaran melalui Supervisi Klinis pada Sekolah Binaan di Samarinda Kalimantan Timur Semester 1 Tahun 2017/2018 - By Jamiyatun Hasanah 2. Peran Kerja Nyata Pengawas Sekolah terhadap Kinerja Guru dalam Kegiatan Belajar Mengajar di TK Handayani 1 Kecamatan Samarinda Ilir Kota Samarinda Tahun 2017 - by Anni Widiyah 3. Peningka…
Daftar isi Jalabahasa : jurnal ilmiah kebahasaan volume 16 nomor 1, Mei 2020 1. Fitur-fitur tuturan Emma Watson dalam wawancara 2. Implikatur percakapan dalam studi linguistik pragmatik 3. Kasus pembubaran upacara odalan di Bantul Yogyakarta: analisis wacana kritis pemberitaan CNN indonesia.com dan solopos.com 4. Tindak tutur kesantunan siswa dalam pembelajaran bahasa Indonesia 5. Kojesi w…
Seorang anak yang bernama irul yang di suruh oleh budenya ke pasar untuk membeli kue cucur tetapi ia malah tergiur oleh mainan dan membelinya
Nala ingin bertemu Runa, ada hal yang ingin ia sampaikan. Ia hanya bisa bertemu di tempat kursus.
Si dan Bi, dua orang remaja SMA yang memiliki kepribadian dan kehidupan yang saling bertolak belakang dan juga saling bersaing. Keduanya dipersatukan oleh semesta dalam satu tim dalam suatu perlombaan memasak antarsekolah. Dapatkah Si dan Bi menghidangkan piring kebahagiaan mereka bersama? Dapatkah mereka menyingkirkan ego masing-masing dan menghidangkan kelezatan makanan dan minuman yang m…
Cerita ini mengisahkan perjalanan Niku dan Lena. Mereka memutuskan pergi ke sungai. Ada banyak keseruan yang mereka alami Salah satunya ialah bertemu hewan yang terluka. Niku dan lena adalah anak-anak yang suka menolong. Hewan apakah itu? Apa yang akan dilakukan mereka untuk menolong hewan tersebut?
Ini cerita dua orang anak bernama Satrio dan Bella. Bella mendapat tugas dari gurunya, bu Arum, untuk menjelaskan tentang kebudayaan Jawa. bella bingung karena ia murid pindahan dari Jakarta. bella juga tidak bisa berbahasas Jawa. Karena hendak menyelesaikan tugas sekolah dengan baik, Bella meminta tolong kepada Satrio. Eh, lo, Satrio justru mengajak Bella membangun joglo. Anak kecil membangun …
Sawah milik Mbah Kakung diserang hama tikus. Mbah Kakung sedih sekali. Bapak yang mendengar hal itu, lalu datang kerumah Mbah Kakung. Ibu, Tini, dan Tono diajak. Mbah Kakung sudah tidak mau lagi menjadi petani. Selain karena merasa sudah tidak mampu, sekarang mencari pupuk susah. Bapak lalu membujuk supaya Mbah Kakung mau melanjutkan mengolah lahan pertanian miliknya. Tetapi, pemikiran Mbah Kak…
Raras baru saja bangun dari tidur sorenya. Dia segera bergegas menuju halaman Mbah Tejo. Di halaman tadi sudah ada teman-teman mainnya. Saat sedang asyik bermain, Raras ingin kencing. Berhubung dia tidak berniat lari pulang ke kamar mandi, Raras memilih kencing di dekat sekumpulan tanaman bunga yang ada di halaman tadi. Pulang bermain, Raras menggaruk-garuk bagian selangkangan. Rasanya sangat g…
Bima dan teman-temannya, yaitu Argha, Dhika, dan Barja bersama-sama membuat layang-layang di rumah Pak Bekti. Bima senang sekali bisa membuat layang-layang bersama teman-teman. Layang-layang Bima sedikit demi sedikit bsia terbang. Makin lama makin tinggi. Begitu juga layang-layang Arga dan Barja. Namun, Layang-layang Dhika belum bisa terbang. Sesudah diajari Bima, Dhika mencoba lagi, tetapu mas…
Azka anak pintar, tetapi ia tidak suka makan nasi. Makanannya sering tidak dihabiskan. Ibunya bingung kemudian menasihati Azka supaya tidak menyisakan makanan. Ibu mengajak Azka membeli beras. Membelinya tidak di warung atau pasar. Di mana Ibu membeli beras? Apakah teman-teman ingin tahu?
Setelah mencuci, Ulul, Raffi, dan Angga menjemur sarung yang berjumlah sepuluh. Tiga anak itu mengurutkan sarung di jemuran mulai dari yang paling kecil sampai paling besar. Tali jemurannya melorot. Kata Ulul, tidak apa-apa. Sore hari, langitnya mendung. Ulul segera berlari, hendak mengangkat sarung dari jemuran. Lo, kok sarungnya hanya ada enam?
Ikhsan dan Rudi berkunjung ke Rumah Tuo Rantau Panjang. Ada apa saja di Rumah Tuo? Yuk, ikuti kisah mereka dalam buku ini!
Wira dan Ibu sedang duduk santai di depan rumah menunggu Bapak pulang dari Malioboro. Bapak pulang membawa oleh-oleh bakpia. Bakpia tersebut hendak dibagikan Simbah, Bude, dan Bulik. Ibu meminta Wira, anaknya yang baru berusia empat tahun, latihan membagi bakpia. Apa iya, Wira yang baru berusia empat tahun bisa membagi bakpia tadi?
"Saya sangat terkesan dengan pendekatan Kang Yoto terhadap kehebatan kandungan al-Fatihah seperti yang tertuang dalam buku ini. Sayang jika dilewatkan buku yang inspiring, motivating and guiding ini." - Komaruddin Hidayat, penulis buku best seller "Psikologi Kematian" "Meski bukan ditulis oleh pemuka agama, saya merasakan spriritualitas yang kental sejak awal bab buku ini. Lalu kemudian saya s…
Buku ini berisi tulisan-tilisan alumni dan dosen Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Kebangkitan Nasional - Sampoerna School of Education angkatam 2009 dan 2010. Buku ini ditulis untuk, diantaranya, berbagi bacaan kepada mereka yang mempunyai perhatian khusus pada bidang pendidikan dan kepada masyarakat luas tentang cerita-cerita tidak biasa yang terjadi di sekolah keguruan berdasarkan …
Pada abad 21, seluruh penjuru dunia menghadapi perkembangan dan kemajuan yang pesat dalam ilmu pengetahuan dan teknologi, termasuk satu di antaranya adalah Indonesia. Perubahan yang terjadi ini mendorong adanya Global Megatrend yang mana menjadi tantangan tersendiri bagi masyarakat Indonesia sebagai global society. Global Megatrend yang dimaksud berupa demografi dunia, urbanisasi global, perdag…
Daftar Isi: 1. Kolonialisme Mencengkram Tellu Limpoe: Perubahan Politik dan Tatanan Birokrasi Pemerintahan di SInjai, Sulawesi Selatan, 1861-1942 2. Leksikon Pertanian Tradisional Suku Sasak di Pulau Lombok: Kajian Etnolinguistik 3. Kompetisi dan Kolaborasi: Strategi Hotel-hotel Pengunungan (Berghotel) di Garut pada Masa Kolonial (1890-1942) 4. Filosofi dan Nilai-Nilai Islam dalam Gaya Bang…