Profil alumnus pendidikan Magister menuju Doktor untuk sarjana unggul (PMDSU)
Buku ini menceritakan tentang petualangan pelung mencari ayam jantan
Hai, namaku Farhan. Artinya, Kebahagiaan. Dalam duniaku yang mungkin sedikit berbeda, aku punya mimpi dan cita-cita yang luar biasa
Buku ini menceritakan secara singkat seseorang bertemu kesuksesan yang tentunya tidak dicapai dengan mudah. Ada kisah perjuangan, kisah melawan segala tantangan, kisah menaklukan ego dan tangisan, juga ada tangis kebahagiaan yang akhirnya bisa mereka rasakan. DI dalam buku ini, kisah anak-anak Indonesia, khususnya anak-anak Bali yang hidup dalam keterbatasan, kemiskinan, juga jauh dari hingar b…
1. MGMP/KKG Wadah Mengatasi Masalah Administrasi Guru Madrasah di Kutai Kartanegara oleh Kamaruddin 2. Penerapan Model Pembelajaran Berbasih Masalah Matematika SMP/M.Ts Kelas IX oleh wartono 3. Penerapan Gabungan Metode Ceramah dengan Metode Sumbang Saran untuk Meningkatkan Prestasi Belajar Peserta Didik SMP Negeri 4 Muara Jawa oleh Edi Sumarsono Sipin 4. Peningkatan Hasil Belajar Matematika…
1. Peningkatan Kompetensi Guru dalam Menyusun Rencana Pelaksanaan Pembelajaran melalui Supervisi Klinis pada Sekolah Binaan di Samarinda Kalimantan Timur Semester 1 Tahun 2017/2018 - By Jamiyatun Hasanah 2. Peran Kerja Nyata Pengawas Sekolah terhadap Kinerja Guru dalam Kegiatan Belajar Mengajar di TK Handayani 1 Kecamatan Samarinda Ilir Kota Samarinda Tahun 2017 - by Anni Widiyah 3. Peningka…
Seorang anak yang bernama irul yang di suruh oleh budenya ke pasar untuk membeli kue cucur tetapi ia malah tergiur oleh mainan dan membelinya
Nala ingin bertemu Runa, ada hal yang ingin ia sampaikan. Ia hanya bisa bertemu di tempat kursus.
Cerita ini mengisahkan perjalanan Niku dan Lena. Mereka memutuskan pergi ke sungai. Ada banyak keseruan yang mereka alami Salah satunya ialah bertemu hewan yang terluka. Niku dan lena adalah anak-anak yang suka menolong. Hewan apakah itu? Apa yang akan dilakukan mereka untuk menolong hewan tersebut?
Ini cerita dua orang anak bernama Satrio dan Bella. Bella mendapat tugas dari gurunya, bu Arum, untuk menjelaskan tentang kebudayaan Jawa. bella bingung karena ia murid pindahan dari Jakarta. bella juga tidak bisa berbahasas Jawa. Karena hendak menyelesaikan tugas sekolah dengan baik, Bella meminta tolong kepada Satrio. Eh, lo, Satrio justru mengajak Bella membangun joglo. Anak kecil membangun …
Feli tertarik gambar kucing warna oranye. Sentuh warna di layar tablet bisa mendapat warna baru. Feli mencampur macam-macam warna. Mencoba berkali-kali, tetapi masih gagal. Bisakah Feli mendapatkan warna oranye?
Sawah milik Mbah Kakung diserang hama tikus. Mbah Kakung sedih sekali. Bapak yang mendengar hal itu, lalu datang kerumah Mbah Kakung. Ibu, Tini, dan Tono diajak. Mbah Kakung sudah tidak mau lagi menjadi petani. Selain karena merasa sudah tidak mampu, sekarang mencari pupuk susah. Bapak lalu membujuk supaya Mbah Kakung mau melanjutkan mengolah lahan pertanian miliknya. Tetapi, pemikiran Mbah Kak…
Buku ini menceritakan tentang seorang anak laki-laki bernama Itang yang tinggal bersama neneknya di kampung ujung Kota Banjarmasin, hidup sederhana namun penuh semangat menempuh pendidikan meski orang tuanya tidak lengkap.
Eno senang sekali wisata ke Kadu Ketug, Baduy. Di Baduy, ada banyak oleh-oleh khas yang dijual. Sayangnya, Eno belum tahu nilai mata uang. Ini pertama kalinya Eno pegang uang sendiri. Eno tidak tahu cara berbelanja. Akankah Eno bisa beli oleh-oleh khas Baduy.
Raras baru saja bangun dari tidur sorenya. Dia segera bergegas menuju halaman Mbah Tejo. Di halaman tadi sudah ada teman-teman mainnya. Saat sedang asyik bermain, Raras ingin kencing. Berhubung dia tidak berniat lari pulang ke kamar mandi, Raras memilih kencing di dekat sekumpulan tanaman bunga yang ada di halaman tadi. Pulang bermain, Raras menggaruk-garuk bagian selangkangan. Rasanya sangat g…
Azka anak pintar, tetapi ia tidak suka makan nasi. Makanannya sering tidak dihabiskan. Ibunya bingung kemudian menasihati Azka supaya tidak menyisakan makanan. Ibu mengajak Azka membeli beras. Membelinya tidak di warung atau pasar. Di mana Ibu membeli beras? Apakah teman-teman ingin tahu?
Setelah mencuci, Ulul, Raffi, dan Angga menjemur sarung yang berjumlah sepuluh. Tiga anak itu mengurutkan sarung di jemuran mulai dari yang paling kecil sampai paling besar. Tali jemurannya melorot. Kata Ulul, tidak apa-apa. Sore hari, langitnya mendung. Ulul segera berlari, hendak mengangkat sarung dari jemuran. Lo, kok sarungnya hanya ada enam?
Ikhsan dan Rudi berkunjung ke Rumah Tuo Rantau Panjang. Ada apa saja di Rumah Tuo? Yuk, ikuti kisah mereka dalam buku ini!
Wira dan Ibu sedang duduk santai di depan rumah menunggu Bapak pulang dari Malioboro. Bapak pulang membawa oleh-oleh bakpia. Bakpia tersebut hendak dibagikan Simbah, Bude, dan Bulik. Ibu meminta Wira, anaknya yang baru berusia empat tahun, latihan membagi bakpia. Apa iya, Wira yang baru berusia empat tahun bisa membagi bakpia tadi?
Kacandipa sangat enak dinikmati dengan teh hangat. Bagaimana cara membuat Kacandipa yang enak? Ayo kita ikuti cerita tentang Shaumi dan Alya membuat Kacandipa.
Membuat informasi tentang Museum Lapangan di Lambanapu dengan kegiatan-kegiatan dalam upaya menggali peninggalan prasejarah.
Buku yang berjudul "Wortel-Wortel Weli" ini bercerita tentang kesedihan Weli si kelinci, karena wortelnya belum juga laku. Kemudian Weli memikirkan segala cara dalam permasalahan tersebut. Ide Weli tidak ada habis-habisnya. Wortel Weli terlezat sedunia. Meski banyak yang menirunya.