Penelitian ini diharapkan dapat membantu Pemerintah Kabupaten Pemalang, khususnya Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, dalam proses inventarisasi kebudayaan, baik budaya benda (tangible) maupun budaya takbenda (intangible) yang dimiliki oleh desa-desa di Kabupaten Pemalang. Inventarisasi kebudayaan ini juga terkait dengan Undang Undang Republik Indonesia Nomor 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan.
1. Pernikahan di bawah umur dalam cerpen ahmad tohari dan pramoedya ananta toer\r\n2. Makna narasi persona dalam lirik kabanti kulisusu\r\n3. Potret kondisi sosial masyarakat jawa dalam naskah ketoprak klasik gaya surakarta\r\n4. Struktur ketaksadaran kolektif tokoh dalam novel the sweet sins karya rangga wirianto putra\r\n5. Dekonstruksi tokoh gajah mada dalam novel perang bubat novel by aan m…
Daftar Isi :\r\n1. Pernikahan dibawah umur dalam cerpen Ahmad Tohari dan Pramoedya Ananta Toer\r\n2. Makna narasi pesona dalam lirik kanbati kulisusu\r\n3. Potret kondisi sosial masyarakat Jawa dalam naskah ketoprak klasik gaya Surakarta\r\n4. Struktur ketaksadaran kolektif tokoh dalam novel the sweet sins\r\n5. Dekonstruksi tokoh gajah mada dalam novel perang bubat karya Aan Merdeka Permana\r\…
Buku ini berisi tentang penyakit rongga mulut memengaruhi 3,5 miliar penduduk dunia, atau beban penyakit yang ditimbulkan akibat gangguan di rongga mulut mencapai 3,474 juta. Sehingga diperlukan \"urgent dental care\", dengan strategi oral health promotion dan oral disease prevention, oleh karena itu buku ini memfokuskan pada pembahasan biofilm sangat berguna dan relevan dalam mencegah, mengata…
Buku anak ini kaya akan wawasan, tradisi, dan budaya.
Buku ini menceritakan tentang bagaimana memilah gabah
Gempol selalu berada di urutan terakhit, mengantar paket pun selalu telat. gempoll bahkan dikenal sebagai kurir terlambat. dia pun bertekad untuk merubah agar jadi kurir tercepat. bagaimana usaha gempol meraihnya?
Buku ini menceritakan seorang anak bernama Izal yang menghabiskan waktu liburan untuk berkunjung ke rumah Kakeknya, Izal disana belajar memasang bubu untuk menangkap ikan
Seorang anak yang yatim bernama ijat yang sehari harinya membantu ibu dan kakeknya untuk mencari rezeki dengan mengambil upah hasil keringat mereka
Menceritakan abdul, madi dan upik yang sejak dulu bertemn akrab yang pada musim kemarau mereka ingin menangkap ikan dengan menggunakan tangan yang di lakukan di sungai dan sumur
Daftar isi Jalabahasa : jurnal ilmiah kebahasaan volume 16 nomor 1, Mei 2020 1. Fitur-fitur tuturan Emma Watson dalam wawancara 2. Implikatur percakapan dalam studi linguistik pragmatik 3. Kasus pembubaran upacara odalan di Bantul Yogyakarta: analisis wacana kritis pemberitaan CNN indonesia.com dan solopos.com 4. Tindak tutur kesantunan siswa dalam pembelajaran bahasa Indonesia 5. Kojesi w…
Buku ini menceritakan Mael yang bahagia karena bisa berkunjung ke TIM SAR Aceh Tamiang. Mael Mengira hanya bisa melihat pembuatan rakit, tetapi Mael mendaptkan lebih dari itu
Seorang anak yang ketakutan dan memnggil ayah ibunya dan mereka menjelskan ada belacan tutok yang di buat ipah
Buku ini menceritakan tentang teman-teman spongebob
Feli tertarik gambar kucing warna oranye. Sentuh warna di layar tablet bisa mendapat warna baru. Feli mencampur macam-macam warna. Mencoba berkali-kali, tetapi masih gagal. Bisakah Feli mendapatkan warna oranye?
Lana, Arum, dan Mega sedang bermain tapak gunung. Tiba-tiba, terdengar bunyi tuk, tuk, tuk! Bunyi apa itu? Ternyata, bunyi itu berasal dari kucing yang kepalanya terperangkap dalam stoples. Lana merasa kasihan. Ia ingin melepas stoples di kepala kucing. Apakah Lana berhasil melepas stoples dari kepala kucing itu? Bagaimana cara Lana melakukannya?
Misnah kesal melihat pintu masuk Baduy kotor karena pengunjung buang sampah sembarangan. Sosog yang ada tak mampu menampung sampah. Misnah ingin membuat Sosog kedua untuk memilah sampah organik dan nonorganik. Akankah Misnah berhasil membuat Sosog yang baru?
Anak-anak pengganggu Enggang sangat meresahkan! Nalam dan teman-teman bertekad mengusir mereka. Berhasilkah usaha Nalam dan teman-temannya? Yuk, ikuti kisahnya!
Eno senang sekali wisata ke Kadu Ketug, Baduy. Di Baduy, ada banyak oleh-oleh khas yang dijual. Sayangnya, Eno belum tahu nilai mata uang. Ini pertama kalinya Eno pegang uang sendiri. Eno tidak tahu cara berbelanja. Akankah Eno bisa beli oleh-oleh khas Baduy.
Nalika hujan turun. Cici karesel teu bisa ulin jeung abaturan. Terus aya Ema ngadeukeutan bari mawa babatuan. Naon anu bakal dilakukan ku Ema?