Text
Madah bahasa sastra dan kearifan lokal volume 1 nomor 1 april 2010
- Bahasa melayu riau (mencari ancangan alternatif perencanaan) (agus sri danardana)\r\n- Diseufemisme bahasa verbal masyarakat melayu tapung ( fatmahwati a.)\r\n- Keterbelakangan dan kemiskinan dalam Novel Nyanyi sunyi dari Indragiri (dessy wahyuni)\r\n- Nasihat-nasihat dalam gurindam Dua belas Karya Raja Ali Haji (Devi fauziyah Ma’rifat)\r\n- Pilar islam dalam ‘’syair burung’’ (sarmianti)\r\n- Pranggapan dan implikatur pada wacana lisan dalam acara mata najwa di Metro tv (Noezari Amar)\r\n- Variasi fonologis kata dasar bahasa melayu riau dialek kampar subdialek air tiris (ahmad nawari)\r\n- Frase dalam slogan lembaga keuangan asuransi di Pekanbaru : analisis struktural (zainal abidin)\r\n- Medan makna peralatan perikanan dlam bahasa melayu dialek kuantan singingi (arpina)\r\n- Jayus : sebuah slang kaum muda kota Pekanbaru (santi agus)\r\n- Kesalahan penggunaan bahasa Indonesia dalam soal Ujian Bahasa Indonesia Kelas VI SD di Kota Pekanbaru Tahun Ajaran 2006-2 (irwanto)\r\n- Kritik sosial dalam magi dari Timur\r\n- Kemampuan menyunting karangan argumentasi Guru Bahasa Indonesia SMK Labor Pekanbaru (Marnetti)
No other version available