Text
Varuna: Jurnal Arkeologi Bawah Air Volume 8, Tahun 2014
Pelestarian dan pemanfaatan situs bangkai perahu/kapal di perairan tanjung renggung, kecamatan mantang, kabupaten bintan, provinsi kepulauan riau (lucas partanda koestoro)\\r\\nUnderwater cultural heritage (UCH) management in Australia (ross Anderson)\\r\\nSalvage vs preservation (st prabawa dwi putranto)\\r\\nPengawasan dalam rangka perlindungan dan pelestarian: studi kasus situs bawah air perairan karang heluputan kepulauan riau (rakhmad bakti santosa)\\r\\nProspek kerjasama bidang arkeologi bawah air dengan negara lain (agus sudaryadi)\\r\\nPotensi situs cagar budaya bawah air sangkulu-kulu diperairan bonto sikuyu kabupaten selayar Sulawesi selatan (yadi mulyadi)\\r\\nSurvei awal di situs peninggalan perang dunia ke-II, kapal karam Hmas Perth pulau Panjang, Banten (shinatria adhiyatama)\\r\\nKisah bomber togean:sisa gempita morotai (stefanus)\\r\\nTinjauan mengenai factor keselamatan dalam kegiatan penyelaman arkeologi bawah air (ahmad surya Ramadhan)\\r\\nUpaya pelindungan tinggalan kapal jepang diperairan teluk wairterang, kabupaten sikka, flores NTT (yadnya tenaya)\\r\\nKasus pengangkatan illegal peninggalan bawah air di perairan Mentawai tahun 2010-2012 (nia naelul hasanah ridwan)
No other version available