Text
Meta sastra: jurnal penelitian sastra [ vol. 11, no. 1, juni 2018 ]
Refleksi tradisi orang rimba dalam dongeng \" Bujang Kelingking \" dan : Anak Dewa Padi \" : Perspektif sosiologis\r\n( The reflection of Orang Rimba Traditions in the folktales of \" Bujang Kelingking \" and \" Anak Dewa Padi \" : A Sociological Perspective )\r\nElva Yusanti 1 - 16\r\nSekar CIna Gamuh : Anomali metrum gambuh pada teks swara sestra\r\n( Sekar Cina gambuh : An anomaly of gambuh song pattern in swara sestra text)\r\nFajar Wijanarko 17 - 30\r\nPerbandingan legenda Ciung Wanara dengan Cindelaras serta kajian budaya lokal\r\n( Comparisons legend of Ciung Wanara dengan Cindelaras local cultural study)\r\nFauzi Rahman 31 - 44\r\nChoragraphy tubuh nyai dalam novel Mirah dari Banda Karya Hanna Rambe: Kajian politik ruang pascakolonial\r\n( The Choragraphy of Nyai\'s body in Hanna Ramb\'s \" Mirah dari Banda \": Spatial politic postcolonial studies)\r\nJoko Santoso 45 - 56\r\nKetertindasan Masyarakat Melayu Riau dalm \" Bulan Kabut \" dan \" Sengketa Tanah Ulayat \"\r\n( The Opression of Riau Malay Society in \" Bulan Kabut \" and \" Sengketa Tanah Ulayat \" )\r\nMarlina 57 -72\r\nSerat Nitimani: Pendidikan seks berdasarkan etika jawa\r\n( Serat Nitimani : Sex Education Based on Javanese Ethics )\r\nNur Hanifah Isnani 73 - 90\r\nMimikri, Mockery, dan resistansi gaya hidup pribumiterhadap budaya kolonial belanda dalam tetralogi pulau buru\r\n( Mimickry, Mockery, and Resistance of Indigenous Life Style to the Dutch Colonial Culture in the Buru Tetralogy\r\nPuji Retno Hardiningtyas 91 - 112\r\nRepetisi dan fungsinya dalam novel di Tanah Lada karya Ziggy Zezsyazeoviennazabrizkie: analisis stilistika\r\n( Repetition and its Function in Ziggy Zezsyazeoviennazabrizkie\'s di Tanah Lada: a Stylistic Analysis )\r\nSidiq Aji Pramungkas dan Kundharu Saddono 113 - 130
No other version available