Text
Kami (bukan) sarjana kertas
Kuliah tak mau. Mereka terpaksa kuliah di kampus yang Googlesaja tak dapat mendeteksi. Cobalah sekarang Anda googling“Kampus UDEL”, takkan bertemu!Alasan mereka masuk UDEL macam-macam. Ada yang otaknya takmampu masuk negeri, ada yang orang tuanya tak cukup biayamasuk swasta unggul, ada pula yang karena ... biar kuliah aja.Hari pertama kuliah, Ibu Lira Estrini dosen konseling yang masihmuda menggemparkan kelas dengan sebuah kejadian gila, lucudan tak masuk akal. Ia membawa sekotak piza dan koper berisitikus. Seisi kelas panik, tapi anehnya, semangat para mahasiswabuangan ini justru terbakar untuk berani bermimpi!Akankah mereka bertahan di kampus amburadul ini? Sekalipun iya,bisakah mereka jadi sarjana yang tidak sekadar di atas kertas?
No other version available