Desa Kecepit merupakan salah satu dari 18 Desa di Kecamatan Randudongkal, Kabupaten Pemalang. Desa Kecepit terdiri dari 14 RT, 3 RW, dan tiga Dukuh (Dusun) dengan luas 128,10 Ha, dimana 75,435 Ha area persawahan dan 52,665 Ha area pemukiman.
Buku ini mencritakan tentang wawasan, tradisi dan budaya
Buku ini kaya akan wawasan, Tradisi dan Budaya
Buku ini menceritakan tentang anak berusia sepuluh tahun bernama Hani yang terpaksa meninggalkan kenangan manis dalam kehidupannya karena harus pindah ke Medan, Indonesia
Buku ini kaya akan wawasan, tradisi, dan budaya.
Buku ini bercerita tentang Ongah yang berteman akrab dengan Nisa. Mereka bertetangga dan sama-sama kelas empat. Suatu hari, Ongah tidak sengaja merusak gelang kerang Nisa. Mereka jadi bermusuhan. Ongah ingin meminta maaf dan mengganti gelang Nisa.
Buku ini kaya akan, wawasan, tradisi, dan budaya.
Buku ini kaya akan wawasa, tradisi dan budaya.
Buku ini mengisahkan seekor katak tuli bernama Katali. Katali hidup di pinggiran Danau Toba. Katali suka sekali berenang bersama dengan teman-teman. Pada suatu hari Katali dan teman-teman ikut lomba renang di Danau Toba. Katali dan teman-teman sangat bersemangat dan ingin menang lomba. Pada saat lomba tiba-tiba sebuah kapal feri datang dari jauh. Katali dan teman-teman dalam bahaya. Beruntung s…
Buku ini kaya akan wawsanan, Tradisi dan budaya
Buku anak ini kaya akan wawasan, tradisi, dan budaya
Buku ini kaya akan wawasan, tradisi dan busY
Buku anak ini kya akan wawasan, tradisi dan budaya
Buku cerita anak ini berisi tentang wawasan, tradisi dan budaya
Buku anak ini kaya akan wawasan, tradisi, dan budaya
Buku ini mengkisahkan tentang Sura yang harus berusaha menjual nangka dari kebunnya agar bisa membeli tas sekolah baru.
Buku cerita ini menceritakan seorang anak bernama Wawa. Ia akan menceritakan pengalamannya ketika ikut kakeknya menangguk gamak. Gamak adalah jenis ikan yang hidup di aliran sungai Negeri Lama, Kecamatan Bilah Hilir, Kabupaten Labuhanbatu, Sumatera Utara. Bentuknya kecil dan rasanya enak. Gamak bisa diolah menjadi makanan yang lezat seperti pepes, sup, dan campuran bakwan.
Buku yang berjudul "Kaki Kanguru" Berkisah tentang seekor kanguru yang tidak pandai melompat. Binatang kanguru adalah binatang berkantong. Kantong berfungsi untuk menggedong anak kanguru.
Buku ini menceritakan tentang Asbi yang diminta atok untuk menjaga lauk makan siang mereka, Asbi lupa menjaga lauk ikan pepes itu. Lauk ikan akhirnya dimakan kucing. Asbi ingin mengganti lauk ikan pepes yang sudah dimakan kucing. Asbi berusaha mencari tahu bahan apa saja yang dibutuhkan untuk membuat ikan pepes
Anak-anak suka membaca, apalagi buku yang mereka baca terhubung dengan mereka. Cerita dalam buku ini kaya dengan unsur lokalitas dan ilustrasi yang indah.