Buku ini berisi arsitektur-arsitektur istana kerajaan yang berdiri di nusantara. buku ini bertujuan untuk anak-anak indonesia dapat mengenali sejarah bangsa indonesia.
Buku yang diceritak dalam dua bahasa ini menceritakan tentang seorang pemuda yang tinggal di suatu pulau yang bernama Fungka Patua Bente. Pemuda tersebut tinggal dengan bijak yang sehari-harinya menjajakan dagangan dan bertani. Cerita dalam buku ini bertujuan untuk mengedukasi anak didik, terutama di tingkat sekolah dasar tentang cerita rakyat berbasis budaya lokal.
Buku ini memperkenalkan mainan tradisional yang dimainkan anak-anak zaman dulu. permainan yang jauh sekali dengan yang namanya teknologi moderen, seperti komputer, robot, ataupun ponsel, dan android.
Buku yang berjudul "Raita dan Buang Agar-Agar = Raita ja Buang Agar-Agar = Raita and Buang Agar-Agar" ini mengisahkan tentang dahulu kala hiduplah sepasang suami-istri di sebuah negeri yang jauh. Waktu berlalu, sang istri sudah mengandung dan tinggal menunggu waktu baginya untuk bersalin. Sang Istri melahirkan tiga anak kembar bernama Rawag, kedua bernama Rafiti, dan yang ketiga bernama Raita. …
Buku Ganongan Cilik Bumi Ponorogo ini mengisahkan tentang seorang penari ganongan yang masih kanak-kanak. Ia belajar menjadi bagian dari sebuah sanggar reog dan mengenal asal mula kesenian reog, Dengan buku ini diharapkan agar anak-anak Indonesia mengenal lebih dekat kesenian reog sehingga tumbuh rasa cinta dan ikut menghargai serta melestarikan kesenian yang bernilai tinggi.
Cerita rakyat "Asal Usul Bamba Libo Toaya" ini merupakan bagian dari sekian banyak cerita rakyat yang tersebar di Sulawesi Tengah. Cerita ini pernah dituturkan oleh Almarhum Arulemba Panggagau, seorang budayawan di Kecamatan Sindue.
Buku "Tumpega ai Anak Gaukan" ini merupakan buku cerita rakyat Tolitoli Provinsi Sulawesi Tengah. Buku ini menceritakan tentang Katak dan Putri Raja. Pesan yang dapat diambil dari cerita rakyat ini adalah jangan memandang seseorang hanya dari penampilan saja karena penampilan belum tentu mencerminkan hal yang sesungguhnya dari seseorang. Buku ini tersaji dengan menggunakan bahasa Tolitoli dan B…
Cerita rakyat Yenia dan Tumakaka ini merupakan bagian dari sekian banyak cerita rakyat yang tersebar di Sulawesi Tengah. Cerita ini berasal dari Sastra Lisan Mori. Bentuk cerita ini adalah prosa, dengan gaya bahasa yang sederhana.
Buku ini menceritakan dua kakak beradik yatim piatu yang hidup bersama dengan nenek mereka yang ditinggal di sebuah desa. Mereka pergi meninggalkan nenek karena merasa dibohongi dan tidak disayangi oleh nenek. Buku cerita anak ini diilustrasikan dengan gambar. Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kemendikbudristek melakukan terobosan untuk menerjemahkan cerita rakyat nusantara menggunakan …