Menceritakan tentang kisah keturunan penghulu kampung yang lahir dengan rupa seperti katak. Warga masyarakat memeperlakukannya dengan buruk namun pemuda itu tetap baik budi. Pemuda itu menikah dengan anak bungsi pasangan suami istri. Namun saudara tua si Bungsu memperlakukan pemuda berwajah katak dengan buruk.
Buku ini mendiskripsikan dan menganalisis mengenai fenomena pertanian di Berastagi, Sumatera Utara. ada 4 hal yang dibahas yaitu konteks pertanian non-padi, pertanian sayur, tenaga kerja, dan budaya agraris.