Sepatu untuk Jono, sebuah cerita untuk anak yang mengungkapkan perhatian dan rasa sayang guru terh-adap salah satu muridnya yang sedang berkekurangan. Bu Sita merasa kasihan melihat Jono yang sedih kare-na sepatunya jebol. Bu Sita memberikan sepatu bekas Bagas, supaya bisa dipakai untuk sementara waktu. Bagaimana cerita selanjutnya, sepatunya cukup atau tidak, ya?
Suatu sore, Rumi dan teman-temannya bermain Jamuran. Ada yang minta jamur gagak dan jamur kursi. Namun, anak-anak bingung ketika Canting minta jamur kendhi borot (kendi bocor). Aduh, bagaimana ini?
Wira adalah anak Pak Rejo, yang bekerja sebagai tukang satang di Kali Progo. Tukang satang adalah sebutan bagi pengayuh rakit. Wira sudah pandai mengayuh perahu membantu ayahnya. Ketika tidak sedang membantu ayahnya, dia mencari ikan di pinggir sungai. Teman-temannya senang mengikuti. Ketika sedang mencari ikan, ada anak monyet tercebur ke sungai. Teman-teman Wira tak berani menolong karena tak…
Bersatu kita teguh, bercerai kita runtuh. Semboyan itu memang nyata. Kerukunan memberikan kekuatan hidup. Sementara itu, hidup berselisih bisa menyebabkan kesengsaraan hidup. Apalagi, di Indonesia beraneka ragam warga negaranya sehingga harus hidup ruku supaya tidak mudah terpecah belah. Seperti apa wujud kerukunan? Dengan siapa kita harus rukun? Para pembaca bisa memahami hal tersebut melalui …