Di hutan, Mbah Suta memberi Wira peranakan burung. Setelah dirawat sampai besar, burung jenis perkutut itu mempunyai ciri khusus yaitu katuranggan. Perkutut katuranggan jika dijyal harganya puluhan juta. Suci ingin menjualnya, tetapi dilepaskan. Mengapa perkutut tidak boleh dijual, tetapi dilepaskan? Untuk menemukan jawabannya, bisa membaca cerita anak berjudul "Perkutut Katuranggan" ini.
Memayu adalah anak yatim piatu. Ia tinggal di Desa Truntum sebelah selatan Pasar Prawirotama. Memayu diasuh Mbah Temu yang pekerjaannya menggendong barang belanjaan di pasar. Di Yogyakarta pekerjaan itu disebut buruh gendong. Walaupun kakinya pincang, Memayu tidak merasa kurang. Memayu bersyukur dan merasa beruntung masih bisa berjalan. Hanya satu yang membuat hatinya kesal, Santo, yang suka me…
Hari Minggu pagi, sinar matahari berkurang cahayanya, redup. Alina dan Tita bermain engklek di halaman rumah Alina. Makin lama langit makin gelap. Ibu Alina memanggil dari kejauhan. Mereka berdua disuruh masuk rumah karena langit gelap akan hujan. Sampai rumah Alina, hujan turun deras. Sambil memasak sup, ibu Alina bercerita pada Alina dan Tita, Cerita ibu Alina membuat mereka mengangguk kagum.…
Ginah menginginkan tempe benguk buatan Mbah Suran. Mbah Suran mau membuatkan. Tetapi, Ginah harus mengambil kacang kara benguk di sawah. Tumbuhan itu ada di sawah surjan. Seperti apa tumbuhan itu? Apa Ginah bisa menemukan kara benguk untuk dibuat tempe?
Mahkota adalah permainan tradisional. Terbuat dari daun nangka dan disambung menggunakan lidi. Diukur melingkar kepala yang akan menggunakan. Jika sudah sesuai ukuran, mahkota bisa dipakai. Adi dan Edo sangat senang. Mereka berdua bisa mahkota dan akan dipakai untuk menari. Bagaimana tarian Adi dan Edo? Yuk, baca buku cerita ini!