Buku ini memuat sekaligus mendokumentasikan berbagai hasil kegiatan dalam rangka menyemarakkan peringatan Hari Guru Nasional (HGN) ke 21 yang jatuh pada tanggal 25 November 2015 Pada kegiatan perigatan HGN ke 21 ini, Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, menggelar serangkaian kegiatan besar-besaran mulai tanggal 18 sd 25 November. Kegiatan-kegiā¦
Penyusunan analisis konteks pengetahuan tradisional dan ekspresi budaya tradisional ini bertujuan untuk melestarikan kebudayaan serta meningkatkan pendidikan karakter bagi generasi muda. selain itu juga, dalam rangka meningkatkan pengetahuan peserta didik tentang budaya mereka dan terbentuknya sikap toleran dengan menghargai keragaman budaya yang ada di sekitar mereka serta penguasaan keteramā¦
Penyusunan analisis konteks pengetahuan tradisional dan ekspresi budaya tradisional ini bertujuan untuk melestarikan kebudayaan serta meningkatkan pendidikan karakter bagi generasi muda. selain itu juga, dalam rangka meningkatkan pengetahuan peserta didik tentang budaya mereka dan terbentuknya sikap toleran dengan menghargai keragaman budaya yang ada di sekitar mereka serta penguasaan keteramā¦
Buku ini memaparkan aspek-aspek historis, yuridis, maupun psikologis yang memperkuat posisi pendidikan TK. Buku ini juga memaparkan maraknya praktik-praktik yang keliru dalam kegiatan pembelajaran di sebagian besar lembaga pendidikan TK, kendala-kendala yang dihadapi, dan upaya-upaya yang telah dilakukan pemerintah untuk mengatasinya. Selain itu, bku ini juga memaparkan perkembangan pembangunanā¦
Penyusunan analisis konteks pengetahuan tradisional dan ekspresi budaya tradisional ini bertujuan untuk melestarikan kebudayaan serta meningkatkan pendidikan karakter bagi generasi muda. selain itu juga, dalam rangka meningkatkan pengetahuan peserta didik tentang budaya mereka dan terbentuknya sikap toleran dengan menghargai keragaman budaya yang ada di sekitar mereka serta penguasaan keteramā¦
Penyusunan analisis konteks pengetahuan tradisional dan ekspresi budaya tradisional ini bertujuan untuk melestarikan kebudayaan serta meningkatkan pendidikan karakter bagi generasi muda. selain itu juga, dalam rangka meningkatkan pengetahuan peserta didik tentang budaya mereka dan terbentuknya sikap toleran dengan menghargai keragaman budaya yang ada di sekitar mereka serta penguasaan keteramā¦
Penyusunan analisis konteks pengetahuan tradisional dan ekspresi budaya tradisional ini bertujuan untuk melestarikan kebudayaan serta meningkatkan pendidikan karakter bagi generasi muda. selain itu juga, dalam rangka meningkatkan pengetahuan peserta didik tentang budaya mereka dan terbentuknya sikap toleran dengan menghargai keragaman budaya yang ada di sekitar mereka serta penguasaan keteramā¦
Penyusunan analisis konteks pengetahuan tradisional dan ekspresi budaya tradisional ini bertujuan untuk melestarikan kebudayaan serta meningkatkan pendidikan karakter bagi generasi muda. selain itu juga, dalam rangka meningkatkan pengetahuan peserta didik tentang budaya mereka dan terbentuknya sikap toleran dengan menghargai keragaman budaya yang ada di sekitar mereka serta penguasaan keteramā¦
Penyusunan analisis konteks pengetahuan tradisional dan ekspresi budaya tradisional ini bertujuan untuk melestarikan kebudayaan serta meningkatkan pendidikan karakter bagi generasi muda. selain itu juga, dalam rangka meningkatkan pengetahuan peserta didik tentang budaya mereka dan terbentuknya sikap toleran dengan menghargai keragaman budaya yang ada di sekitar mereka serta penguasaan keteramā¦
Buku ini terdiri dari empat bagian, berisi bab-bab mengenai paparan bukti-bukti artefak dari hasil penelitian dan analisanya.
Buku bunga rampai ini merupakan hasil penelitian arkeologi di Pulau Bawean oleh tim dari Balai Arkeologi Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (Balar Yogyakarta) tahun 1986 dan kemudian dilanjutkan tahun 2015 hingga tahun 2018. Buku ini menguak tentang Pulau Bawean mulai dari sejarah dan peninggalan arkeologis di pulau tersebut.
Acuan ini disusun untuk memberikan rambu-rambu teknis pelaksanaan dan pengelolaan pembelajaran Pendidikan Kesetaraan program Paket A, Paket B, dan Paket C. Acuan ini diharapkan dapat memfasilitasi para penyelenggara, pendidik dan tenaga kependidikan PNF, instansi yang terkait dengan PNF baik di tingkat Pusat, Provinsi dan Kabupaten/Kota, dan organisasi-organisasi sosial, kemasyarakatan dan keagā¦
Bercerita tentang tiga orang sahabat kecil Naw;, Ahim dan Osok.
Kamus Arsitektur Banten Indonesia merupakan hasil inventarisasi kosakata bahasa daerah pada tahun 2021 di bidang arsitektur dan perabot, dan mengambil dalam 4 bahasa yang terdapat di Provinsi Banten, yaitu bahasa Jawa Banten, bahasa Sunda Banten, bahasa Melayu Betawi, dan bahasa Cina Benteng
Buku ini merupakan peta jalan, panduan, modul dan pedoman pelatihan fasilitator, pedoman penilaian dan evaluasi, dan materi pendukung Gerakan Literasi Nasional.