Daftar isi:\r\n1. Mengungkap; katastrofe kuno di Yogyakarta berbasis indigenous knowledge dalam perspektif filoarkeologi \r\n2. Menunudukkan kaum pemburu : kuasa Pu Sindok atas perburuan burung dan binatang abad X\r\n3. \"Esuk lara, sore mati\" : sejarah Pageblug dan penanggulangannya di Jawa awal abad xx\r\n4. Dokter bumiputera lulusan Stovia dan kontribusinya dalam penanganan wabah flu Spanyo…
1. Merawat alam: sejarah kebun raya di Indonesia. \r\n2. Eksistensi Chen Yan Xiang: pedagang, diplomat, dan diaspora. \r\n3. Prasasti Horrn: tinjauan epigrafis\r\n4. Interaksi pendidikan, budaya, dan politik dalam media wayang kulit di Indonesia\r\n5. Gugon Tuhon dalam Pageblug di perkotaan jawa periode kolonial\r\n6. Proyek tata kota dan nostalgia kolonial di Magelang\r\n7. Menulis ulang perse…
-arti penting pendidikan anak usia dini terhadap kesiapan bersekolah (school readiness) anak di tingkat pendidikan yang lebih tinggi (Fransisca Nur\'aini Krisna)\r\n-strategi pendekatan komunikatif dalam menunjang pembelajaran keterampilan berbicara: salah satu upaya peningkatan mutu pendidikan (Herianah)\r\n-tata kelola pemerintahan baru (new public governance) dan desentralisasi pendidikan di…
Cerita ini diambil dari berita yang tersebar tentang misteri pelus penunggu. Siapa pun yang berani menangkap dan makan pelus penunggu akan mendapat celaka. Pada suatu hari, Jalu dan Bagas memancing di sendang. Tiba-tiba ada ikan besar mirip belut. Keadaan itu menyebabkan Jalu takut. Selanjutnya, kejadian apa yang dialami Jalu? Siapa yang ingin tahu cerita ini? Bacalah buku ini!
Mini dan Dana ikut memanen padi di sawah. Mini membarter pecel dan bakmi. Dana membeli dawet satu mangkok. Pedagang dawet tidak mau menerima uang, hanya minta barter. Bagaimana kelanjutan ceritanya? Apakah Dana jadi membeli dawet?
Anung terbiasa membawa wadah untuk tempat jajanan. Ketika sedang jajan di warung Bude Mar, dia bertemu Danaka. Teman sekolahnya itu menertawakan dan mengolok-olok. Kata Danaka, membawa wadah itu sudah kuno. Anung malu, lalu berkata pada ibunya jika lain kali tidak mau membawa wadah. Apakah Anung sungguh tidak mau membawa wadah lagi?
Eceng Gondok bosan hidup di sungai. Dia ingin melihat dunia yang luas. Eceng Gondok mencoba bertanya kepada Tawes. Siapa tahu Tawes bisa membantu. Dia mencari manusia yang katanya mengumpulkan tanaman eceng gondok seperti dirinya. Apakah usaha Eceng Gondok berhasil? Mengikuti aliran air sungai, perjalanan Eceng Gondok dimulai.
Ratih, Pak Parto, dan Bu Sayem tinggal di rumah sederhana. Ratih mempunyai ide untuk memanfaatkan kebun belakang rumah sebagai tempat menanam pohon pepaya. Bapaknya pun setuju. Dengan penuh rasa kasih sayang, keluarga Pak Parto merawat pohon pepaya. Empat pohon pepaya di kebun belakang berbunga. Puji syukur kepada Tuhan, bunga pepaya sudah menjadi buah pepaya. Ratih menghitung pepaya yang bisa …
Hai, anak-anakku sayang. Salam merdeka! Buku-buku hebat ini dipersembahkan untuk kalian. Kalian dapat menyimak atau membaca cerita-cerita yang menarik di dalamnya. Buku-buku ini mengajak kalian untuk aktif bergerak, senang berteman dan berbagi, serta belajar dari lingkungan sekitar. Ilustrasi yang memukau juga akan membantu kalian memahami jalan cerita. Semoga kalian menyuka…
Buku ini berfokus dari pengembangan sistem pendidikan inklusif ini terletak pada penguatan tata kelola pendidikan inklusif di tingkat pemerintah dan sekolah, peningkatan kapasitas pendidik dan tenaga kependidikan, mendorong terciptanya lingkungan yang akses, serta kampanye pendidikan inklusif.
Revolusi mental adalah ide yang digadang - gadang Jokowi ketika berkampanye untuk menjadi presiden, ternyata ide itu disambut hangat oleh pemilihnya, ini berarti sebagian besar masyarakat Indonesia telah sepakat bahwa bangsa ini memang harus merevolusi mental mereka
Buku ini merupakan buku pelajaran bahasa Inggris kelas XI SMA/MA/SMK/MAK sebagai buku pegangan guru berdasarkan kurikulum 2013