Daftar Isi:\\r\\n1. Fungsi alat batu dari Situs Gua Arca, Pulau Kangean, Jawa Timur\\r\\n2. Peran gender di komunitas nelayan prasejarah: Studi kasus dari Situs Gilimanuk, Bali\\r\\n3. Analisis ikonografi ornamen bunga dan binatang pada prabhamandala arca Siwa koleksi Museum Nasional Indonesia\\r\\n4. Analisis ikonografi ragam hias di bawah cerat yoni di Situs Watu Genuk, Kragilan, Mojosongo, B…
Lore LIndu adalah kawasan Taman Nasional yang dilindungan oleh pemerintah Indonesia. Kawasan ini terdapat banyak hewan dan tumbuhan endemik asli Indonesia yang dilindungi. Namun dalam kawasan ini juga terdapat situ megalitik (zaman batu) yang menakjubkan. Dalam sambutannya Dirjen Kebudayaan, Hilmar Farid berharap bahwa dari buku ini akan menjadi pemantik bagi peneliti Indonesia untuk mengungkap…
buku yang berjudul "Wajah kota Palu : masa lalu dan masa kini" ini adalah salah satu langkah pelestarian yang bersifat preserved by record dengan cara menampilkan wajah kota tua palu melalui foto bangunan masa lalu dan kini dilengkapi dengan ragam informasi yang diperoleh dari hasil penelusuran lapangan. Langkah ini merupakan solusi awal untuk menyelamatkan aset peninggalan masa lalu, tercermin…
Akuntabilitas tidak hanya bentuk tanggung jawab tetapi merupakan pertanggungjelasan atas pengelolaan sumber daya pada satu entitas kepada pihak terkait. Tinjauan kesejarahan dan aspek legalitas serta legitimasi suatu bentuk organisasi nirlaba juga menjadi komponen penting dalam mengenali bentuk dan kontribusi organisasi nirlaba terhadap pembangunan masyarakat dan sosial. Selain itu, aspek manaj…
Daftar Isi : 1. Kritik Adjidarma dalam Empat Cerpen: Tentang Gender dan Ke-liyan-an 2. Penggunaan Bahasa Daerah Sebagai Bahasa Pengantar di Kelas Rendah Sekolah Dasar di Kota Palangka Raya 3. Cerita Rakyat Indragiri Sebagai Bahan Pengajaran Sastra di Sekolah Dasar dalam Upaya Pembentukan Karakter Anak 4. Nilai Kesantunan dalam Mantra Meoli 5. Analisis Struktur Fungsional Model A.J Greimas …
Buku ini ditulis dengan misi yang tidak terlalu muluk, sekadar untuk menyadarkan bahwa kekuatan berpikir yang sering kita bangga-banggakan itu memiliki kelemahan-kelemahan. Kalau kita kehilangan kewaspadaan dan kehati-hatian, sangat mungkin kita akan terjebak dalam kelemahan-kelemahan, lalu merasa sudah benar, atau masih benar, atau pasti benar, padahal tidak demikian kenyataannya.