Ketika Kampung Swakarya kebanjiran, Yoga memimpin teman-temannya menyelesaikan masalah banjir di kampungnya. Apa saja usaha kelima anak itu agar kampungnya tidak kebanjiran? Bagaimana tanggapan warga Kampung Swakarya? Anak-anak SD kelas 5 itu menerapkan ilmu baru agar kampungnya tidak kebanjiran.
Ones membawa Kalawai ke Sungai Mamberamo untuk berburu ikan. Sampai siang hari ternyata Ones tidak mendapatkan hasil buruan. Walaupun lelah, Ones tetap semangat.
Asyik, Bapak menebang pohon pisang. Dimas punya ide membuat beraneka macam mainan dari batang pohon pisang. Apa saja ya? Lho kok baju Dimas jadi belang. Apa sebabnya? Lantas, bagaimana dengan Dimas?
Croco baru keluar dari cangkangnya. Ia ketakutan ada di tempat gelap. Satu persatu, saudara-saudaranya keluar dari cangkang mereka. Croco senang bisa melihat saudara-saudaranya
Arya diminta menghitung besek kenduri ketika ada selamatan di rumahnya. Namun, ia bingung ketika menghitung besek-besek itu. Arum, kakaknya, mengajari Arya menghitung dengan cara yang lebih mudah. Bagaimana cara yang diajarkan Arum agar Arya tidak bingung lagi?
Maria dan Siti merupakan teman sekolah. Maria mengajak Siti berkunjung ke rumahnya untuk menikmati kue keladi tumbuk buatan mamanya.
Ones mengambil buah pinang untuk dijadikan sebuah minuman. Rasanya enak tidak ya?
Tono dan Tini bermain bersama dengan gembira. Keduanya bermain balok. Balok Tini ditumpuk tinggi seperti menara. Balok Tono berbaris memanjang seperti kereta. Tini senang memandang menaranya. Namun, Tono kecewa, merasa kurang panjang keretanya. Tono lalu meminta balok milik Tini, tetapi tidak diberi. Kira-kira bagaimana Perasaan Tono? Apa yang akan dilakukannya?