Bayu, Galang, dan Galih bermain layang-layang di lapangan, bertanding dengan layang-layang lainnya. Tak disangka, layang-layang itu putus dan melayang tertiup angin, lalu dikejar. Layang-layang itu tersangkut di ranting pohon lamtoro yang ada di pekarangan salah satu rumah. Yang menunggu rumah itu terkenal aneh dan menyeramkan. Namanya Mbah Jenggot. Ketiganya nekat masuk ke pekarangan rumah itu…
Berkali-kali Jujuk yang berbadan gemuk jatuh dari egrang. Setiap kali jatuh, Jujuk ditertawai oleh Opin dan Amel. Jujuk kesal. Opin dan Amel meminta maaf. Jujuk dibujuk agar mau berlatih lagi. Kira-kira Jujuk bisa tidak, ya, menggunakan engrang dan ikut balapan?
Nova tidak bisa melihat Damar yang berbicara menggunakan bahasa isyarat. Damar tidak bisa mendengar Nova yang berbicara dengan suara. Tetapi kedua anak itu asyik bercengkerama. Hayo, coba bagaimana caranya, ya?
Ketika Arka akan mengambil layang-layang putus, ia tidak mengira akan mengalami kejadian yang membahayakn dirinya. Tenkuk bengkak dan baju basah kuyup adalah pengalaman yang tidak akan dilupakannya. Apa yang dilihat dan dirasakan Arka ketika tawon mengamuk? Carilah hikmah dari cerita yang menyentuh ini.
Penerbitan buku ini merupakan salah satu upaya untuk memberikan gambaran, bahwa banyak daerah yang sudah berbenah, banyak instansi pemerintah sudah berinovasi dalam melayani ma syarakat. Melalui buku ini, kita ingin menunjukkan bahwa Indonesia serius dan konsisten dalam memperbaiki iklim investasi melalui berbagai inovasi pelayanan publik yang sebagian tergambar dalam buku ini. Tahun ini pemeri…
Buku mengandung 8 area perubahan reformasi birokrasi. Delapan area tersebut meliputi mental, kelembagaan, tata laksana, SDM aparatur, akuntabilitas, pengawasan, peraturan perundang-undangan, serta pelayanan publik. Buku ini juga membahas tentang Zona Integritas, Agen perubahan, kode etik dan kode perilaku, Netralitas ASN dalam pemilu dan Gerakan hidup sederhana
Buku ini merupakan hasil dari pameran seni rupa "Wajah Indonesia" menampilkan wajah-wajah Indonesia yang diterjemahkan melalui 41 karya seni visual berupa lukisan, keramik, dan drawing. Karya-karya tersebut merupakan hasil olah artistik 41 perupa yang berasal dari 20 provinsi di Indonesia, antara lain Aceh, Sumatra Utara, Bengkulu, Lampung, Kepulauan Riau, Daerah Khusus Ibukota Jakarta, Banten,…
Buku ini meupakan hasil dari pameran “Lini Transisi” yang mencoba untuk mengumpulkan tanda-tanda penting —mulai dari karya-karya dengan kecenderungan kontekstual, abstrak, serta kecenderungan ‘dekoratif’— yang secara umum saling menunjukkan berbagai irisan pengaruh dan persoalan yang berkaitan. Pameran ini mencoba mengetengahkan berbagai kemungkinan dari tanda-tanda ekspresi seni ya…
Buku ini merupakan hasil pameran Seni Rupa Koleksi Nasional bertajuk ‘Menyigi Masa’ adalah sebuah program pemeran utama yang diinisiasi Galeri Nasional Indonesia (GNI) yang menampilkan karya-karya koleksi negara hasil artistik para perupa Indonesia.
Buku ini merupakan hasil dari "Ars (Seni) Tropika" sebagai perspektif kurasi pameran seni rupa hadir dalam rangka Temu Karya Taman Budaya se-Indonesia, Museum Basoeki Abdullah, dan Galeri Nasional Indonesia tahun 2018. di Taman Budaya Palangka Raya, Kalimantan Tengah. Kurasi pameran ini menampilkan 45 karya dari pengalaman, penghayatan, pemikiran 30 peserta pameran atas dan dari lingkungan/daer…
Buku ini hasil dari pameran "Serambi Seni" yang diselenggarakan pada tanggal 25-30 September 2018 di UPTD Taman Seni dan Budaya Aceh ini menampilkan 36 karya lukisan dan relief yang terdiri dari 30 karya para Perupa Aceh bersanding dengan 6 karya pilihan Koleksi Galeri Nasional Indonesia sekaligus koleksi negara. Pameran ini sengaja dihadirkan untuk mengangkat dan menunjukkan potensi para perup…
Buku ini menyuguhkan program pameran, pemutaran film, lokakarya.
Pameran seni rupa nusantara "kontraksi: pascatradisionalisme" merupakan pameran bersama seniman seluruh Indonesia yang berpartisipasi, menunjukkan potensi dan kreativitas serta eksistensinya dalam ajang seni rupa bertaraf nasional, baik para perupa muda maupun perupa handal yang telah lama berkecimpung di dunia seni rupa baik nasional maupun internasional. Pameran ini sekaligus menjadi media pe…
Buku ini hasil dari pameran "Merandai Tanda-Tanda Zaman" menyajikan 69 karya seni gambar pilihan hasil olah artistik 28 para perupa Pasuruan yang lolos seleksi tim kurator, serta 18 perupa undangan yang berasal dari berbagai wilayah di Indonesia, di antaranya Banyumas, Pati, Yogyakarta, Surabaya, Gresik, Mojokerto, Malang, Lamongan, dan Tulungagung. Karya yang ditampilkan tersebut merupakan kar…
Table of Content: 1. Predictors of Employability of the Bachelor of Secondary Education Major in Mathematics Graduates 2. Growth Mindset in Mathematics among Ninth-Grade Students via 5Ps Learning Model 3. Comparison on the Effectiveness of Modular Learning in General Mathematics among the Senior High School Strands 4. Identifying Ethnomathematics in the Old Mosque of Tosora 5. The Innovati…
10 lampiran
Buku ini mencoba untuk mendokumentasikan bagaimana DJPPR, khususnya Direktorat Surat Utang Negara (SUN), me nerapkan strategi pembiayaan tersebut selama masa pandemi di tahun 2020. Mulai dari penerbitan Global Bond, Samurai Bond, SBN ritel, penerbitan SBN di pasar perdana melalui le lang berkala, hingga pembelian SBN di pasar perdana oleh Bank Indonesia.