Ini cerita dua orang anak bernama Satrio dan Bella. Bella mendapat tugas dari gurunya, bu Arum, untuk menjelaskan tentang kebudayaan Jawa. bella bingung karena ia murid pindahan dari Jakarta. bella juga tidak bisa berbahasas Jawa. Karena hendak menyelesaikan tugas sekolah dengan baik, Bella meminta tolong kepada Satrio. Eh, lo, Satrio justru mengajak Bella membangun joglo. Anak kecil membangun …
Sawah milik Mbah Kakung diserang hama tikus. Mbah Kakung sedih sekali. Bapak yang mendengar hal itu, lalu datang kerumah Mbah Kakung. Ibu, Tini, dan Tono diajak. Mbah Kakung sudah tidak mau lagi menjadi petani. Selain karena merasa sudah tidak mampu, sekarang mencari pupuk susah. Bapak lalu membujuk supaya Mbah Kakung mau melanjutkan mengolah lahan pertanian miliknya. Tetapi, pemikiran Mbah Kak…
Azka anak pintar, tetapi ia tidak suka makan nasi. Makanannya sering tidak dihabiskan. Ibunya bingung kemudian menasihati Azka supaya tidak menyisakan makanan. Ibu mengajak Azka membeli beras. Membelinya tidak di warung atau pasar. Di mana Ibu membeli beras? Apakah teman-teman ingin tahu?
Setelah mencuci, Ulul, Raffi, dan Angga menjemur sarung yang berjumlah sepuluh. Tiga anak itu mengurutkan sarung di jemuran mulai dari yang paling kecil sampai paling besar. Tali jemurannya melorot. Kata Ulul, tidak apa-apa. Sore hari, langitnya mendung. Ulul segera berlari, hendak mengangkat sarung dari jemuran. Lo, kok sarungnya hanya ada enam?
Wira dan Ibu sedang duduk santai di depan rumah menunggu Bapak pulang dari Malioboro. Bapak pulang membawa oleh-oleh bakpia. Bakpia tersebut hendak dibagikan Simbah, Bude, dan Bulik. Ibu meminta Wira, anaknya yang baru berusia empat tahun, latihan membagi bakpia. Apa iya, Wira yang baru berusia empat tahun bisa membagi bakpia tadi?
Buku berjudul "Pijar & Wangi: Jajanan Sehat" ini ditulis dengan tujuan untuk mengenalkan jajanan sehat Nusantara kepada para pelajar dengan harapan menumbuhkan kecintaan pada kuliner Nusantara yang beragam.
Daftar isi Patrawidya : seri penerbitan sejarah dan budaya volume 22 nomor 2, Agustus 2021: 1. Analysis of Factor Affecting return Visits: A Study on Religious Tourism of Sunan Ampel Surabaya - Mohammad Yusak Anshori, Rachma Rizqina Mardhotillah, Umi Salamah 2. Moodernisasi di Tengah Tradisi Kraton : Pasoekan Poetri J.P.O 1934-1942 - Agung Suryo Setyantoro 3. KI Hadjar Dewantara, Politik Be…
Allan Leslie White & Wahyudi 1-2 Editorial Fadjar Shadiq 3-17 how can seameo qitep in mathematics help indonesian mathematics teachers to help their students to be independent learners in the case of disaster risk reduction (drr)? Madihah Khalid 19-31 inculcating tsunami awareness in a mathematics lesson: improving students' collaborative problem solving via lesson study Barry Kissan…
Gangguan Bipolar (GB) atau yang juga dikenal sebagai Gangguan Afektif Bipolar (GAB) adalah salah satu bagian dari gangguan mood/afektif dalam kasus psikiatri. Gangguan Bipolar mempunyai prevalensi seumur hidup sebanyak 1-3%. Hasil survei komunitas menunjukkan prevalensi Gangguan Bipolar 1 dan II di 14 negara adalah sebanyak 2.8%. Rerata onset munculnya Bipolar adalah 18 tahun pada Gangguan Bipo…
Transaksi barang dan jasa merupakan kegiatan yang tidak dapat lepas dari kehidupan manusia. Seiring dengan berkembangnya integrasi internasional atau globalisasi, transaksi ini tidak hanya terjadi di dalam negeri saja namun juga antar negara. Jika berbicara mengenai transaksi barang dan jasa, khususnya di Indonesia, terdapat satu jenis pajak yang terkait yaitu Pajak Pertambahan Nilai (PPN). Paj…
Perkembangan teknologi yang pesat merupakan tantangan bagi organisasi, baik organisasi sektor publik maupun sektor bisnis. Perkembangan teknologi berdampak pula pada pekerjaan bidang administrasi perkantoran. Agar organisasi dapat bersaing, bertahan, serta berkelanjutan, maka organisasi harus menyusun strategi agar dapat beradaptasi terhadap perkembangan teknologi tersebut. Pemanfaatan teknolog…
Daftar isi : -1. gotong royong digital: praktik baru solidaritas warga di era pandemi 2. gotong royong sebagai modal sosial dalam menghadapi pandemi di kota surabaya 3. relevansi nilai gotong royong dalam ajaran pangestu sebagai upaya memerangi covid 19 -4. menjaga kesehatan masyarakat melalui perbaikan lingkungan kampung di kota surabaya tahun 1910-1940 5. proses gotong royong dalam p…