Buku ini adalah panduan bagi orang tua jenjang Pendidikan Anak Usia Dini. Materi di dalam buku ini adalah Profil Pelajar Pancasila yang mudah dipahami dan dapat digunakan secara interaktif antara orang tua dengan anak-anaknya di usia dini
Warta penelitian perhubungan 1. Sistem Informasi On Time Performance (OTP) Penerbangan di Bandar Udara Internasional Juanda Surabaya 2. Mitigasi Risiko Penyebaran Virus Covid-19 di Stasiun Kereta Api 3. Analisis Tarif Pelayanan Jasa Tambat pada PT Pelindo IV (Persero) Cabang Parepare 4. Optimisasi Kinerja Automatic Traffic Control System (ATCS) di Simpang Dome Kota Balikpapan 5. Kebutuhan…
Daftar isi: 1. Eksplorasi Pembelajaran Sastra Berbasis Figital: Studi Kasus Komunitas Kampung Pentigraf Indonesia 2. Peningkatan Hasil Belajar Siswa Dalam Menulis Teks Berbentuk Analytical Exposition Berbantuan Metode Guide Inquiry 3. Peningkatan Menulis Eksposisi Melalui Penilaian Portofolio Kelas XI IPA 2 SMAN 1 Kurtorejo Tahun 2021-2022 4. Penerapan Pembelajaran Ubrug di Sekolah Menengah…
Buku ini berisi tentang perjuangan gubernur pertama di Indonesia pada awal-awal kemerdekaan.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan tentang suku Tidung di Tarakan, dan tata krama yang berlaku pada Suku Tidung. fungsi dan manfaat tata krama, perubahan-perubahan yang telah terjadi pada tata krama dan dampaknya terhadap tingkah laku. Metode yang dipergunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif yang bersifat deskriptif.
Buku ini menceritakan pengalaman Ratih D. Adiputri, penulis Sistem Pendidikan Finlandia, ketika kuliah Pendidikan Guru Profesional di di Sekolah Pendidikan Guru, Universitas Ilmu Terapan Jyväskylä, Finlandia. Lulusan program tersebut akan mendapatkan sertifikat sebagai guru profesional di Finlandia dan dianggap mumpuni dalam pengajaran di era digital.
DAFTAR ISI PENGANTAR REDAKSI ............................................................................................ iii UCAPAN TERIMA KASIH ........................................................................................ vi DAFTAR ISI .................................................................................................................. vii ? Subjektivitas Peremp…
Daftar Isi 1. Preservasi Nilai Kearifan Lokal dalam Tradisi Lisan Teda Masyarakat Kabizu Beijello Melalui Ranah Pendidikan 2. Strategi Kesantunan Positif Presiden Joko Widodo dalam Pidatonya Berkonteks Diplomasi Luar Negeri 3. Vitalitas Bahasa Tolaki di Kota Kendari 4. Kompositum Idiomatis dalam Bahasa Mandar 5. Refleksi Reformasi Perilaku Masyarakat dalam Cerpen 'Karangan Bunga dari men…
Allan Leslie White & Wahyudi 1-2 Editorial Fadjar Shadiq 3-17 how can seameo qitep in mathematics help indonesian mathematics teachers to help their students to be independent learners in the case of disaster risk reduction (drr)? Madihah Khalid 19-31 inculcating tsunami awareness in a mathematics lesson: improving students' collaborative problem solving via lesson study Barry Kissan…
Buku ini berbahasa Banjar-Indonesia
Ada dua orang kakak beradik bernama Ulil dan Awan. Usia mereka hanya terpaut satu tahun. Tinggi badan mereka hampir sama. Awan, sang kakak suka belajar, tidak heran jika dia pandai. Dia selalu membantu Ulil belajar. Ulil, sang adik sangat menyayangi kakaknya. Dia rela menggendong kakaknya, kemana pun dia pergi. Lho, kenapa Ulil menggendong kakaknya? Kenapa bukan sebaliknya? Ada apa dengan Awan?…
Ru sering membuang sampah di laci mejanya. Gara-gara perbuatan Ru, kelas menjadi tidak nyaman. Meski teman-teman sudah menegurnya, Ru tidak peduli. Hingga suatu hari, sesuatu terjadi di kelas. Kejadian itu membuat Ru jera. Kira-kira apa yang terjadi, ya? Yuk, ikuti kisah Ru di buku ini.
Suku Tidung lebih dikenal sebagai suku Dayak yang telah beragama Islam namun di antara suku Tidung terdapat kelompok masyarakat yang mengidentifikasikan dirinya bukan Dayak dan menyebut dirinya sebagai Tidung Ulun Pagun. Mereka yang menyebut dirinya sebagai Tidung Ulun Pagun dikenal sebagai suku Tidung beragama Islam dan hidup dengan budaya pesisir. Namun ternyata. identitas sebagai pemeluk Isl…
Makna simbolik dan nilai budaya kuliner "wadai banjar 41 macam" pada masyarakat Banjar Kalsel bertujuan untuk mendeskripsikan tentang Wadai Banjar 41 macam, mengungkap sejarah dan asal usul Wadai Banjar 41 Macam dalam kaitannya sebagai kelengkapan sesajian dalam pelaksanaan upacara adat, serta mengetahui nilai-nilai budaya yang terkandung dalam kuliner tradisional Wwadai Banjar 41 macam.
Buku ini merupakan hasil penelusuran dari kegiatan penelitian tentang upacara adat beliatin suku dayak tunjung, yang berada di kabupaten Kutai Barat Provinsi Kalimantan Timur yang bertujuan untuk mengetahui dan menginventarisasi serta mengkaji makna simbolik dari upacara adat tersebut. selain itu juga merupakan sebuah upaya untuk melestarikan dan mendokumentasikan upacara-upacara adat pada suku…