Menceritakan kisah tentang pembuatan kue tradisional yang baik untuk di jual di warung
Salasih seseorang yang rajin dan gigih yang ingin belajar belajar bekerja merangkai bunga
Buku ini menceritakan tentang salsa dan orang tuanya yang tinggal di pulau kapak., sebuah pula yang di penuhi pohon kelapa.
Kisah Anak anak berenang di pesisir sungai kota Banjarmasin
Buku ini menceritakan seorang anak yang murah senyum dan suka berteman
Buku ini menceritakan tentang Galuh Afiqa yang pergi ke kampung kurau menemui neneknya . Ia melihat benda yang dijemur, lalu bertanya kepada neneknya dan ternyata itu adalalah makanan namanya cempedak yang dibuat menjadi rimpi
Buku ini menceritakan tentang sebuah rumah yang ada di ujung kampung. Hambran dan kakeknya tinggal di rumah itu. Hambran sering bangun kesiangan saat subuh.
Ada dua orang sahabat yaitu aan dan didi mereka memanjat pohon bergantian dan memetik buah kalangka, namun aan mendapatkan 20 biji buah sedangkan didi hanya 10 karena kasihan ahirnya aan membaginya dan menjadi sama rata buah kelangka yang dapat mereka
Buku ini menceritakan tentang desa Panikin terletak di kecamatan Tebing Tinggi, kabupaten Balangan.
Buku ini menceritakan tentang Adul dan kakeknya yang sudah tua tinggal di rumah kayu yang terletak di leren Gunung Meratus.
Buku ini menceritakan tentang mengunjungi nene
Buku ini menceritakan pembuatan kue pais ubi
Buku ini menceritakan Udin yang tertarik kepada pembuatan tempoyak durian
Buku ini menjelaskan tentang Halin mengajarkan permainan bakujur kepada sepupunya, Maulana, yang datang dari kota. Setelah gambar di tanah hilang karena hujan, mereka membuatnya di kertas, dan Maulana senang belajar permainan baru itu.
Buku ini menceritakan Galuh yang bersekolah di tengah kota dan teman temennya yang di kenalkan per
Buku ini menceritakan tiga tokoh anak bernama Ahmad, Udin, dan Nanang mereka merupakan teman sekawan dengan karakter yang berbeda-beda. Tokoh Udin disini di ceritakan sangat baik kepada kedua teman nya mau mengajarkan engklek kepada kedua teman nya, walaupun di akhir cerita Udin tetaplah pemenangnya.
Buku ini menceritakan membuat kue bingka khas Banjar
Buku ini menceritakan tentang suatu aktivitas pekerjaan sehari-hari menyadap pohon aren untuk di buat menjadi gula aren dan air aren kemudian di produksi lalu hasilnya di jual.
Buku ini menceritakan tentang ibunya kayah yang baru kembali dari pasar membeli bahan-bahan untuk membuat kue amparan tatak pisang
Acut merasa terganggu saat belajar karena atap rumahnya bocor, untuk menutup atap rumahnya yang bocor Acut kemudian belajar menganyam daun rumbia.
Menceritakan tentang Nisa dan ketiga temannya. Sewaktu-waktu mereka bermain permainan tali putar. Berbagai kejadian saat mereka melakukan permainan ini diceritakan dalam buku ini.