Buku ini berisi tentang kebudayaan yang pernah ada dan berkembang di empat pulau terluar tersebut. Di daerah perbatasan di Kalimantan, penelitian dititikberatkan pada penelitian rumah tinggal tradisional kelompok masyarakat setempat.
Sebagai karya seni, ragam hias ditemukan di berbagai belahan dunia. Sedemikian jauh peradaban ini terbang mengarungi samudra, menembus batas dunia, namun ia tetap bukan produk modernisme yang gegap gempita. Secara historis, ragam hias atau ornamen justru lahir dari pedalaman, tradisional, religius-magis. Perhatikan saja masyarakat berburu dan pengumpul makanan. Ragam hias memiliki makna bukan h…