Alel Sano, I.S. Paran, Lambertus Hibo, Faustina Hasung, Martha Haran, dan Fronika Buaa’ adalah para penutur tradisi lisan dari Kayaan Mendalam yang berjuang melintasi zaman. Dengan talenta yang dimiliki dan kecintaan terhadap budaya Kayaan, mereka mampu menjaga tradisi lisan itu hingga saat ini. Di balik kemampuan mereka dalam menguasai tradisi lisan, terdapat usaha keras untuk belajar. Pada …
Tenun ikat Dayak Iban karya tangan-tangan penenun perempuan di Sungai Utik dan Tekalong (Kapuas Hulu) telah lama mengundang perhatian karena kekaguman pada keelokan tampilannya, kisah tentang kesakralannya, ataupun karena terpesona pada kerumitan proses pembuatannya yang merefleksikan tingginya pengetahuan dan keterampilan dalam menenun kain. Buku ini mencoba untuk menyingkap sisi-sisi tersebut…
Buku ini mendeskripsikan aset-aset penting yang dikuasai dan dimiliki oleh masyarakat delayan di Desa Ujung Pandaran, Kecamatan Teluk Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur, Provinsi Kalimantan Tengah yang dapat mendukung upaya mereka untuk mempertahankan keberlangsungan hidup. Memang ditemui adanya peluang dan hambatan yang dihadapi oleh nelayan dalam mengakses aset-aset penting, yang mempengaru…
Berbagai lapisan masyarakat tanpa kecuali terkena imbas perkembangan teknologi informasi era globalisasi ini. Dinamika ini terjadi dan berlalu-lalang begitu saja dalam kehidupan manusia. Bagi orang kebanyakan, apa yang terjadi hanya sampai pada partisipasi, baik aktif maupun pasif, sebagai pengguna. Akan tetapi, bagi kaum intelektual, fenomena ini mengundang banyak Tanya. Permasalahan di belaka…
Buku ini berisi informasi mengenai produksi susu, telur, dan daging yang baik serta potensi bahaya yang mungkin terjadi jika penanganan tidak sesuai. Informasi lain yang disajikan dalam buku ini adalah mengenai kesehatan lingkungan. Dengan lingkungan yang sehat, proses produksi dan penanganan pangan asal hewan yang baik, maka pangan asal hewan yang dihasilkan ASUH mulai dari proses produksi sam…
Penyusunan kamus ini merupakan salah satu bentuk kegiatan untuk mengembangkan bahasa Indonesia sebagai bahasa pengantar dalam ilmu pengetahuan dan teknologi. Melalui kamus ini diharapkan para guru dan siswa di mana pun berada dapat saling berkomunikasi dalam istilah yang sama.