Ancika: Dia Yang Bersamaku Tahun 1995 menceritakan tentang persahabatan antara Dilan dan Ancika Mehrunisa Rabu. Hubungan mereka yang semakin dekat membuat benih-benih cinta tumbuh dan hubungan mereka pun naik tingkat menjadi hubungan sepasang kekasih. Ancika merupakan gadis cantik yang memiliki sifat tegas, rajin, dan memiliki pendirian yang kuat. Novel ini menceritakan kelanjutan hidup Dilan s…
Daftar isi: 1. Keraton Agung Sejagat dan Representasi pada Aktor Sosialnya dalam Wacana Berita di Kompas.com 2. Metafora Konseptual dalam Judul Berita Kontan.co.id: Kajian Semantik Kognitif 3. Penamaan Busana Wanita pada Media Online Shop 4. Kata Majemuk dalam Teks Berita Daring CNN International Edisi September 2019: Kajian Morfologi 5. Tindak Tutur Ekspresif dalam Novel My Stupid Boss 5 …
DAFTAR ISI PENGANTAR REDAKSI ............................................................................................ iii UCAPAN TERIMA KASIH ........................................................................................ vi DAFTAR ISI .................................................................................................................. vii ? Subjektivitas Peremp…
Kumpulan cerita pendek ini memperlihatkan kisah-kisah dari tokoh utama yang berkelana dengan berbagai moda dan cara dalam menghargai Warisan Budaya Takbenda (WBTb) di berbagai daerah di Indonesia. Tampak juga reaksi dan pergulatan sikap para tokoh dalam menghargai berbagai adat istiadat masyarakat, ritus, dan perayaan-perayaan. Kehadiran buku ini diharapkan dapat menjadi pengayaan yang mendukun…
Novel.; In Indonesian.; "Novel terbaik Islamic Book Fair Award."; Revision of the author's Istana kedua.; [1] Tak kusimpan rahasia pada Hawa, meski tak juga kuceritakan semua bahwa padanya hanya ada sedikit cinta -- 2. Marilah menari seperti Adam Hawa memuncaki rindu, sampai napas membeku, sampai udara tak lagi menyisakan waktu.;
Novel.; In Indonesian.; "Novel terbaik Islamic Book Fair Award."; Revision of the author's Istana kedua.; [1] Tak kusimpan rahasia pada Hawa, meski tak juga kuceritakan semua bahwa padanya hanya ada sedikit cinta -- 2. Marilah menari seperti Adam Hawa memuncaki rindu, sampai napas membeku, sampai udara tak lagi menyisakan waktu.;