Buku ini kaya akan wawasan, tradisi dan budaya
Buku ini menceritakan tentang Mamat, tokoh dalam cerita yang suka sekali bermain bola. Namun, sudah sejak lama Mamat tidak lagi bermain bola karena kaki mamat sakit. Impian Mamat untuk bermain bola tak pernah surut. Suatu hari, ketika melihat tim kebanggaan Mamat bermain bola di TV,Mamat merasa senang. Mamat selalu berkhayal bahwa suatu hari nanti dia pasti bisa mencetak gol pertama.
Menceritakan tentang perjalanan sekelompok orang dalam beberapa suku yang berasal dari Papua New Guinea untuk mencari tempat tinggal, membangun kelompoknya dan berketurunan. Diceritakan juga bahwa salah satu pasangan mempunyai anak kembar yang akhirnya berpisah karena selalu berseteru bahkan berperang.
Adalah buku populer yang dibacakan (talking books) oleh relawan. Buku Dongeng Budi Pekerti Dari Seluruh Dunia Seri ini merupakan buku kumpulan cerita yang mengandung budi pekerti yang berasal dari seluruh dunia.
Hampir setiap libur sekolah Udin selalu ikut membantu kakeknya bekerja mencari udang.
Bayu, Galang, dan Galih bermain layang-layang di lapangan, bertanding dengan layang-layang lainnya. Tak disangka, layang-layang itu putus dan melayang tertiup angin, lalu dikejar. Layang-layang itu tersangkut di ranting pohon lamtoro yang ada di pekarangan salah satu rumah. Yang menunggu rumah itu terkenal aneh dan menyeramkan. Namanya Mbah Jenggot. Ketiganya nekat masuk ke pekarangan rumah itu…
Menceritakan kisah tentang pembuatan kue tradisional yang baik untuk di jual di warung
Menceritakan tentang seorang anak yang menyukai kue tradisional yang di berikan kepada seorang bibi untuk meminta maaf
Saatnya bersiap-siap untuk pesta, tetapi Orange Blossom tidak datang. Strawberry Shortcake dan teman-temannya menemukan Orange Blosssom bersedih di tokonya. Tiara Orange Blossom rusak, sepertinya ia tidak akan bisa ikut pesta para putri
Buku ini menceritakan tentang Owa hewan yang tinggal didaerah Kalimantan
Buku ini adalah hasil pelatihan cerita anak berbahasa banjar untuk penerjemahan berbasis STEM dan kearipan lokal. Hasil dari pelatihan tersebut dicetak dalam dua bahasa, indonsia dan Banjar.
Seorang anak dan kaka dari 2 orang adik yang bernama Nasywa ia membantu mampromsikan kain sasirangan yang di buat oleh ibunya lalu kain itu laku di beli oleh guru guru dan ibu ibu untuk seragam maulid berkat itu semua keluarga nasywa membuka toko di depan rumahnya yang dinamakan Toko Sasirangan Nasywa
Berjalan menuntun motor dengan wajah dan hati basah menjadi takdir yang mempertemukan Nina dengan anak-anak hujan. Mereka berpijar ketika langit menggelegar. Mereka berpencar ketika hujan berpendar. Mereka bergegas ketika hujan menderas. Mereka membiru ketika hujan mulai luruh. Mereka, anak-anak hujan.
Buku ini mencceritakan tentang seorang anak yang mempunyai hobi aneh