Buku ini menceritakan tentang Owa hewan yang tinggal didaerah Kalimantan
Buku ini adalah hasil pelatihan cerita anak berbahasa banjar untuk penerjemahan berbasis STEM dan kearipan lokal. Hasil dari pelatihan tersebut dicetak dalam dua bahasa, indonsia dan Banjar.
Seorang anak dan kaka dari 2 orang adik yang bernama Nasywa ia membantu mampromsikan kain sasirangan yang di buat oleh ibunya lalu kain itu laku di beli oleh guru guru dan ibu ibu untuk seragam maulid berkat itu semua keluarga nasywa membuka toko di depan rumahnya yang dinamakan Toko Sasirangan Nasywa
Berjalan menuntun motor dengan wajah dan hati basah menjadi takdir yang mempertemukan Nina dengan anak-anak hujan. Mereka berpijar ketika langit menggelegar. Mereka berpencar ketika hujan berpendar. Mereka bergegas ketika hujan menderas. Mereka membiru ketika hujan mulai luruh. Mereka, anak-anak hujan.
Buku ini mencceritakan tentang seorang anak yang mempunyai hobi aneh
Menceritakan tentang transisi dari PIAUD-SD dari awal di tes calistung lalu pembelajarannya brfokus pada pembinaan kemampuan fondasi anak
Suatu malam, Faben mendengar suara drumben. Aneh, siapa yang bermain drumben malam-malam begini? Faben pun mencari informasi di internet. Konon, itu adalah drumben makhluk astral! Katanya, siapapun yang mendengar suara drumben itu, akan menetap di Yogya selamanya. Huaa, Faben tak mau!
Rembulan dan biru adalah dua kata yang melahirkan kemurungan, kesunyian, kesedihan, dan hal-hal lain yang senada. Namun, dalam Rembulan Biru Pastel biru adalah warna lain. Warna pastel, warna langit, warna laut, warna lembut. Biru yang lembut sekaligus meletup. Biru yang menerbitkan harapan dan perenungan. Biru yang layak untuk diresapi.
Buku ini menceritakan tentang seorang anak bernama Timur dalah bocah dari Wamena,Papua. yang ingin melanjukan sekolah ke jenjang SMP. tapi jarak antara rumahnya dan sekolah sangat jauh apalagi bapaknya juga melarang ia untuk melanjutkan sekolah agar membantu mamanya menjaga adiknya. Lalu ia nekat diam-diam sekoah SMP tanpa sepengetahuan Bapaknya.
Indonesia yang beriklim tropis kaya akan flora dan fauna. Dari Sabang sampai Marauke, kita bisa memaknai dan mendalami segala ragam bentuk dari kekayaan flora dan fauna tersebut.
Buku ini menceritakan tentang seorang anak bernama Maul siswa di sebuah SMK negeri yang mengikuti pemilihan ketua osis
Salasih seseorang yang rajin dan gigih yang ingin belajar belajar bekerja merangkai bunga
Aman yang sedang belajar meranglai bunga di rumah Neneknya
Buku ini menceritakan tentang salsa dan orang tuanya yang tinggal di pulau kapak., sebuah pula yang di penuhi pohon kelapa.
Kisah Anak anak berenang di pesisir sungai kota Banjarmasin
Buku ini menceritakan tentang petualangan pelung mencari ayam jantan
Buku ini menceritakan tentang Mimin si tukang jajan yang membuat usaha dodol nyai untuk menambah uang saku, akibat dihukum bunda karena terlalu boros
Cerita tentang memungut kasturi
Cerita tentang memancing cupang
Buku ini menceritakan tentang Munah yang memiliki teman bernama Galuh. Galuh bercerita bahwa dia akan pindah karena ayahnya pindah kerja ke Binuang.
Fandi ingin mengikuti ayahnya untuk melaut tetapi tidak dibolehkan oleh ayahnya.
Buku ini menceritakan tentang tanak acan yaitu olahan masakan ikan sungai (ikan gabus) yang digoreng dengan sambal terasi yang dibuat oleh neneknya Dani.
Buku ini menceritakan seorang anak yang murah senyum dan suka berteman
Buku ini menceritakan tentang Galuh Afiqa yang pergi ke kampung kurau menemui neneknya . Ia melihat benda yang dijemur, lalu bertanya kepada neneknya dan ternyata itu adalalah makanan namanya cempedak yang dibuat menjadi rimpi
Buku ini menceritakan tentang sebuah rumah yang ada di ujung kampung. Hambran dan kakeknya tinggal di rumah itu. Hambran sering bangun kesiangan saat subuh.
Seorang ayah dan anaknya yaitu anang pada hari minggu yang menuju ke kebun enau dan ayah anang membawa parang yang membuat gula lalu membungkusnya dengan daun kering setelah siap mereka pergi ke pasar dan menjualnya