Pulung, murid kelas 2 SMP, sulit menghapal Pancasila dan makna lambangnya. Ia memiliki daya ingat lemah. Walau demikian Pulung anak baik. Sepulang sekolah sebelum mengaji di surau, ia rajin membantu Abahnya untuk mengumpulkan beras perelek, sebuah budaya turun-temurun di kampung mereka. Warga kampung mensedekahkan satu kaleng susu beras yang mereka letakkan di depan rumah. Beras itu mereka kump…
“Sangatlah melegakan dan membanggakan bahwa dalam keterpurukan yang sedang dialami oleh bangsa kita, muncul seorang intelektual muda, Yudi Latif, yang mampu menjabarkan dan memperkaya Pancasila sampai pada akar-akar sejarahnya. Buku ini patut disebarluaskan dan dijadikan bacaan wajib bagi setiap warga negara Indonesia.” –Kwik Kian Gie– Ekonom, Penggerak Pendidikan dan Mantan Menteri Koo…
Kehadiran buku ini dapat memperkaya khazanah pemikiran ekonomi, Indonesia khususnya, dan dunia pada umumnya, bahwa sistem ekonomi Pancasila (SEP) adalah “cara pandang sendiri” dalam ekonomi untuk mewujudkan cita-cita kemerdekaan Indonesia. Tiga tahap pembahasan dalam buku ini yaitu: asal-usul, penalaran, serta arah haluan dan penerapannya. Pemikiran dan cita-cita para pendiri negara di bida…
Bhineka Tunggal Ika merupakan keanekaragaman suku,agama, bahasa dan berbagai aspek kebudayaan Indonesia yang sejatinya menjadi aset bangsa yang akan tetap bersatu membentuk harmoni dan berdampak di dalam wadah ke-Indonesia-an. Allah SWT menciptakan kebinekaan di alam semesta dan dalam kehidupan manusia. Perbedaan dalam realitas kehidupan adalah anugerah terindah dalam hidup ini. Filosofi keb…
Buku ini membahas sosialisasi salam pancasila oleh kepada BPIP RI dengan menghadirkan 7 pertanyaan tentang perlunya salam kebangsaaan di ranah public service
Bibliografi: halaman 107-112 ; Bangsa Indonesia yang telah memasuki lebih dari dua dasawarsa reformasi setelah tahun 1998, tampaknya komitmen dan pendekatan operasional dalam menjalankan Pancasila sebagai landasan bagi bangunan nasionalisme yang bersifat inklusif adalah menjadi kebutuhan dan sekaligus sebagai tantangan tersendiri. Hal ini menjadi menarik di saat formulasi kebijakan terkait idel…
Buku Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan SMP/MTS ini disusun untuk membantu siswa dalam mengasah kompetensi belajar, mengembangkan kesadaran, serta meningkatkan keterampilan berwawasan kebangsaan yang dilandasi nilai-nilai Pancasila, Buku ini disusun berdasarkan Kurikulum 2013 yang mencakup kompetensi sikap. pengetahuan, dan keterampilan. Adapun keistimewaan dari buku ini adalah sebagai be…
Buku ini berisi memuat isu-isu kebangsaan yang pernah dituangkan oleh Moerdiono, juga menyajikan ide dan pemikiran beliau tentang birokrasi dan penguatan aparatur Negara terutama dalam buku ini membahas mengenai ideologi dan praktik berbangsa-bernegara.
Ada delapan susunan dan rumusan Pancasila selama tahun 1945-1959 dan ada empat susunan dan rumusan Pancasila yang pernah berlaku dalam sejarah ketatanegaraan Indonesia yaitu Pancasila Pembukaan UUD 1945 yang secara historis yuridis formal lahir tanggal 18 Agustus 1945 yang berlaku 1945-1949, Lalu diganti Pancasila menurut Konstitusi RIS/UUDS 1950 yang berlaku tahun 1949-1968. Bersamaan dengan i…
tulisan Hendardi yang terangkum dalam buku ini mendokumentasikan dan menganalisis periode sejarah penting ketika Indonesia mengalami perubahan dari Orde Baru menuju era Reformasi. Secara sistematis, buku ini terdiri dari tiga bagian. Bagian pertama menunjukkan concern Hendardi pada demokratisasi di Indonesia. Bagian kedua mendedah secara partikular rezim pemilu. Bagian ketiga mengompilasikan ul…
Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) dihadirkan guna membentuk peserta didik menjadi pribadi yang mengetahui tentang hak dan kewajiban dalam usaha pembelaan negara, menjaga persatuan dan kesatuan bangsa dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika, serta memiliki rasa kebangsaan dan cinta tanah air, sesuai dengan Pancasila dan UUD 1945.
Meneropong Pancasila dari perspektif global dimaksudkan untuk melihat posisi Pancasila dalam persaingan antar ideologi di era globalisasi. Perspektif ini menjadi penting mengingat Pancasila, seperti ideologi global lainya dianggap oleh semua elemen bangsa Indonesia sebagai pandangan hidup berbangsa dan bernegara. Namun sayangnya, hingga kini Pancasila seolah tak mampu menjawab kompleksitas jama…