Buku ini berisi tentang kumpulan lukisan di pameran bertema Linkage 20 Years OHD Museum. Ditulis oleh DR. Suwarno Wisetrotomo dengan judul Linkage 20 Years OHD dan Wahyudin dengan judul Infinite Postponement OHD Museum and Indonesian Contemorary Arts History. Buku ini di tulis dengan 2 bahasa di dalamnya, yaitu Indonesia dan Inggris.
Buku ini merupakan hasil dari pameran seni rupa "Wajah Indonesia" menampilkan wajah-wajah Indonesia yang diterjemahkan melalui 41 karya seni visual berupa lukisan, keramik, dan drawing. Karya-karya tersebut merupakan hasil olah artistik 41 perupa yang berasal dari 20 provinsi di Indonesia, antara lain Aceh, Sumatra Utara, Bengkulu, Lampung, Kepulauan Riau, Daerah Khusus Ibukota Jakarta, Banten,…
Buku ini meupakan hasil dari pameran “Lini Transisi” yang mencoba untuk mengumpulkan tanda-tanda penting —mulai dari karya-karya dengan kecenderungan kontekstual, abstrak, serta kecenderungan ‘dekoratif’— yang secara umum saling menunjukkan berbagai irisan pengaruh dan persoalan yang berkaitan. Pameran ini mencoba mengetengahkan berbagai kemungkinan dari tanda-tanda ekspresi seni ya…
Buku ini merupakan hasil pameran Seni Rupa Koleksi Nasional bertajuk ‘Menyigi Masa’ adalah sebuah program pemeran utama yang diinisiasi Galeri Nasional Indonesia (GNI) yang menampilkan karya-karya koleksi negara hasil artistik para perupa Indonesia.
Buku ini adalah buku volume tunggal terlengkap tentang kekayaan seni Indonesia yang luar biasa yang disimpan di Museum Nasional — salah satu koleksi artefak tak ternilai yang paling luas di Asia Tenggara. Dengan pengantar informatif yang dilengkapi dengan teks penjelasan rinci untuk memperkenalkan setiap kategori utama objek, dan keterangan mendalam oleh kurator Museum Nasional, buku ini meru…
Buku katalog pameran tetap ini memuat informasi mengenai salah satu dari 3 pendekatan kuratorial tersebut yaitu pameran Monumen Ingatan : Modernitas Indonesia dan Dinamikanya dalam Koleksi Seni Rupa Galeri Nasional Indonesia menampilkan koleksi GNI yang dikontekstualisasikan dengan sejarah perkembambangan seni rupa di Indonesia dan sejarah Indonesia modern yang saling berkelindan. Terdapat sej…
Buku ini merupakan hasil dari "Ars (Seni) Tropika" sebagai perspektif kurasi pameran seni rupa hadir dalam rangka Temu Karya Taman Budaya se-Indonesia, Museum Basoeki Abdullah, dan Galeri Nasional Indonesia tahun 2018. di Taman Budaya Palangka Raya, Kalimantan Tengah. Kurasi pameran ini menampilkan 45 karya dari pengalaman, penghayatan, pemikiran 30 peserta pameran atas dan dari lingkungan/daer…
Buku ini hasil dari pameran "Serambi Seni" yang diselenggarakan pada tanggal 25-30 September 2018 di UPTD Taman Seni dan Budaya Aceh ini menampilkan 36 karya lukisan dan relief yang terdiri dari 30 karya para Perupa Aceh bersanding dengan 6 karya pilihan Koleksi Galeri Nasional Indonesia sekaligus koleksi negara. Pameran ini sengaja dihadirkan untuk mengangkat dan menunjukkan potensi para perup…
Superimposed, interwoven, and reinterpreted by a succession of rich and complex societies, it is these external contributions that forged the multiple worlds that were then finely coloured and chiselled by relationships with the sea.
Buku ini menyuguhkan program pameran, pemutaran film, lokakarya.
Buku ini merupakan hasil dari pameran yang diadakan oleh program kerja sama GNI dnegan lembaga budaya Seni Rupa Daring dalam rangka TKTB tahun 2021 dengan tajuk "Restart : Berhenti Sejenak untuk Melompat Lebih Jauh Lagi". Pameran ini merupakan wadah atau ruang bagi keragaman ekspresi budaya sekaligus mendorong interaksi budaya yang memungkinkan terjadinya silaturahmi kesenian antara berbagai wi…
Buku ini merupakan hasil kajian yang memuat sejumlah temuan dari penelusuran penulis baik yang didapatkan dari sumber pustaka maupun sumber primer melalui sejumlah wawancara yang dilakukan kepada narasumber yang terdiri dari tokoh-tokoh yang berperan penting dalam pendirian Galeri Nasional Indonesia (GNI). Gagasan mengenai GNI tersebut dijabarkan dalam periodisasi mulai dari masa pra-kemerdekaa…
Pameran seni rupa nusantara "kontraksi: pascatradisionalisme" merupakan pameran bersama seniman seluruh Indonesia yang berpartisipasi, menunjukkan potensi dan kreativitas serta eksistensinya dalam ajang seni rupa bertaraf nasional, baik para perupa muda maupun perupa handal yang telah lama berkecimpung di dunia seni rupa baik nasional maupun internasional. Pameran ini sekaligus menjadi media pe…
Dalam bukum ini membahas perjalanan hidup Tedja Soeminar. Melalui buku ini, diharapkan muncul Tedja -Tedja berikutnya yang turut berkontribusi dalam memajukan seni rupa, khususnya sketsa Indonesia.
Sebagai karya seni, ragam hias ditemukan di berbagai belahan dunia. Sedemikian jauh peradaban ini terbang mengarungi samudra, menembus batas dunia, namun ia tetap bukan produk modernisme yang gegap gempita. Secara historis, ragam hias atau ornamen justru lahir dari pedalaman, tradisional, religius-magis. Perhatikan saja masyarakat berburu dan pengumpul makanan. Ragam hias memiliki makna bukan h…
Daftar Isi: 1. Rumah Seni Cemeti Sebagai Kapital Budaya Seni Rupa Kontemporer Indonesia 2. Perluasan Definisi Karya Seni: Interpretasi Dimensi Non-Estetis Dalam Kapital Budaya 3. Resistensi Raden Saleh Terhadap Kolonialisme: Analisis Semiotika pada Lukisan "Pemburu Banteng" (1840) 4. Kebudayaan Digital Dalam Ruang Rupa: Representasi Makana Dibalik Lukisan Asri Nugroho 5. Universalism Bey…
Buku ini berisi tentang pameran bertema Celebrating Indonesian Portraiture oleh Dr. Oei Hong Djien di OHD Museum, Magelang, Jawa Tengah. Dibagi dalam bab yang menjelaskan tentang setiap lukisan dan patung di dalam setiap ruangan pada OHD Museum.