Buku ini adalah hasil pelatihan cerita anak berbahasa banjar untuk penerjemahan berbasis STEM dan kearipan lokal. Hasil dari pelatihan tersebut dicetak dalam dua bahasa, indonsia dan Banjar.
Buku yang berisi tentang perjalanan hidup Sofjan R. Tamin dalam melakukan bisnis di usia muda.
Salasih seseorang yang rajin dan gigih yang ingin belajar belajar bekerja merangkai bunga
Kisah Anak anak berenang di pesisir sungai kota Banjarmasin
Profil alumnus pendidikan Magister menuju Doktor untuk sarjana unggul (PMDSU)
Cerita tentang memungut kasturi
Buku ini menceritakan Galuh yang sedang liburan dan baru mengenal Mandai
Buku ini menceritakan tentang tanak acan yaitu olahan masakan ikan sungai (ikan gabus) yang digoreng dengan sambal terasi yang dibuat oleh neneknya Dani.
Buku ini menceritakan Amat dan teman-temanya yang sedang bermain gasing
Ada dua orang sahabat yaitu aan dan didi mereka memanjat pohon bergantian dan memetik buah kalangka, namun aan mendapatkan 20 biji buah sedangkan didi hanya 10 karena kasihan ahirnya aan membaginya dan menjadi sama rata buah kelangka yang dapat mereka
DILUBUK SAWAH ADA DUA EKOR IKAN NAMANYA GABUS DAN BETOK
Buku ini menceritakan tiga tokoh anak bernama Ahmad, Udin, dan Nanang mereka merupakan teman sekawan dengan karakter yang berbeda-beda. Tokoh Udin disini di ceritakan sangat baik kepada kedua teman nya mau mengajarkan engklek kepada kedua teman nya, walaupun di akhir cerita Udin tetaplah pemenangnya.
Buku ini menceritakan membuat kue bingka khas Banjar
Buku ini meneceritakan tentang Anang, Utuh, dan Udin yang mengisi hari libur sekolah dengan bermain bakulele
Menceritakan tentang Nisa dan ketiga temannya. Sewaktu-waktu mereka bermain permainan tali putar. Berbagai kejadian saat mereka melakukan permainan ini diceritakan dalam buku ini.
Ketika Kampung Swakarya kebanjiran, Yoga memimpin teman-temannya menyelesaikan masalah banjir di kampungnya. Apa saja usaha kelima anak itu agar kampungnya tidak kebanjiran? Bagaimana tanggapan warga Kampung Swakarya? Anak-anak SD kelas 5 itu menerapkan ilmu baru agar kampungnya tidak kebanjiran.
Tita ingin menjolok sawo. Tita minta tolong kepada Bapak. Tita ingin berbagi sawo. Ternyata biji buah sawo juga bisa digunakan untuk mainan. Disebut apakah mainan tersebut? Penasaran? Ayo, baca buku ini sampai selesai!
Sampah termasuk barang-barang yang tidak terpakai. Jika tidak dikelola dengan baik, sampah tersebut akan menimbulkan hal kotor dan tidak baik untuk kesehatan. Sejatinya sampah bisa dikelola seperti untuk pupuk tanaman atau didaur ulang menjadi barang-barang yang berguna untuk kehidupan manusia. Para siswa kelas VI SD Bangunkarya diminta untuk membuat kerajinan tangan dari sampah atau barang …
Setelah mencuci, Ulul, Raffi, dan Angga menjemur sarung yang berjumlah sepuluh. Tiga anak itu mengurutkan sarung di jemuran mulai dari yang paling kecil sampai paling besar. Tali jemurannya melorot. Kata Ulul, tidak apa-apa. Sore hari, langitnya mendung. Ulul segera berlari, hendak mengangkat sarung dari jemuran. Lo, kok sarungnya hanya ada enam?
Sebuah karya monumental oleh seorang cendekiawan Indonesia. Belum banyak karya tulis yang berbobot mengenai Agama Buddha yang berasal dari Nusantara setelah Indonesia merdeka. Krishnanda Wijaya-Mukti meninggalkan sebuah pustaka yang kaya dan lengkap untuk kita semua, dan untuk dunia. Wacana Buddha Dharma diperuntukkan kepada mereka yang berniat belajar tentang Buddha Dharma, dari sisi prakti…
Laporan ini mengkaji di mana pendidikan menemukan dirinya sekarang, antara janji masa lalu yang belum terpenuhi dan masa depan yang tidak pasti. Laporan ini menegaskan bahwa dierlukan pembaruan pendidikan dalam lima bidang, yaitu: pedagogi, kurikulum, pengajaran, sekolah dan pembelajaran di semua bidang kehidupan dan seruan untuk penelitian, solidaritas global dan kerjasama internasional. Semua…